Moh. Noor Al 'Azam wrote:
On Sunday 22 January 2006 20:26, Setia Budi wrote:
Wah3... itu sich udah sangat amat keterlaluan tuh....
>_<
Itu manandakan adanya korupsi di dalam tubuh PT Pos Indonesia.
Weksss..... menyebalkan sekali.
Saya tidak dapat mengatakan demikian pak, karena mereka ada dasarnya.
Dasarnya adalah adanya list di pihak Bea dan Cukai mengenai perkiraan harga
barang yang masuk ke Indonesia. Saya lupa untuk 2 CD program seperti itu
berapa. Dari list itu kemudian dikalikan dengan CD yang dikirimkan dan
hasilnya dikalikan sekian persen bea masuknya. Dan hasilnya emang
berjuta-juta.... :-(
Tapi aku juga punya landasan. Landasannya adalah di dokumen tertulis harga CD
itu adalah 0 USD. Jadi harusnya bea masuk menjadi 0 juga -karena sekian
persen dari 0 USD adalah 0.
Entah lagi kalau yang dilakukan itu sebagai gertakan semata. Dengan harapan
aku menjadi takut dan melakukan negosiasi dengan mereka. Tapi... ternyata
malah aku yang bisa menggertak karena -thanks to, rekan di radio Suara
Surabaya yang kebetulan telepon aku pas dihadapan petugas tersebut.... :-D
-mna-
Gunakan GPL: Legal dan Menghemat Devisa Kita
"Selesai telpon, aku bilang kalau memang nggak bisa dikeluarin -karena
aku gak
punya uang, kirim aja balik ke Canonical...... Eee... akhirnya Ubuntu bisa
keluar dengan Rp. 7.500 doang untuk ongkos re-pack."
Bukankah hal ini menyatakan ketidak konsistenan dari pihak Pos Indonesia?
Salam,
--
*Setia Budi* <http://boedy.blogspot.com>
Lecturer
IT Maranatha <http://www.itmaranatha.org>
No Limits, No Boundaries
Jl. Prof. drg. Suria Sumantri No. 65
Bandung 40164
Indonesia
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis