Salam,
On Nov 27, 2008, at 5:13 AM, Harry Sufehmi wrote:
Anyway, mengusung jargon "be legal" itulah yang kemudian membukakan
jalan bagi Linux / F/OSS ke banyak institusi. Jadi, ya, kita coba
manfaatkan kesempatan ini, dengan menggunakan strategi yang tepat.
Sori nimpali, berbagi pengalaman.
AWARI sejak pertama kali mengusung jargon "be legal" ini memang betul
mengalami seperti cerita di atas. Ketika kita kampanye ke warnet-
warnet (yang didominasi OS proprietary bajakan) penekanan pendekatan
kita adalah pada prinsip legalitasnya. Apapun OS nya, legal pastinya.
Nah, setelah itu pasti ada pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada
perbandingan untuk menentukan pilihan. Pada saat itulah keunggulan
dari Linux/FOSS kita tampilkan dan alhamdulillah memang bisa meraih
simpati. Memang tingkat keberhasilannya tidak 95% seperti cerita di
atas (karena memang ada kebutuhan - seperti online games - yang tidak
bisa dikonversi) tapi yang jelas AWARI berhasil mendorong:
1. Legalitas OS dan aplikasi yang digunakan Warnet
2. Peningkatan pemanfaatan Linux/FOSS di Warnet.
Sehingga, kalau kita teliti lebih jauh hampir 100% Warnet sebenarnya
memanfaatkan Linux/FOSS, namun tidak untuk keseluruhan kebutuhan dan
layanan. Kalau Warnet yang akhirnya memutuskan untuk full Linux tentu
tidak usah tanya lagi, 100% memang jempolan. Tetapi ada yang masih
harus mempertahankan OS proprietary karena pangsa pasarnya memang
menginginkan, tetapi aplikasi lainnya FOSS (entah office-nya,
billingnya dll.) pasti ada yang digunakan dan paling tidak, server/
routernya hampir pasti menggunakan Linux.
Kondisi ini berbeda dengan jaman dahulu kala, ketika aktivis AWARI
yang juga aktivis Linux/FOSS hanya melulu mengkampanyekan Linux/FOSS.
Resistensinya justru sulit ditembus. Karena pendekatannya "halal dan
haram" jadi malah banyak yang tidak simpati. Pendekatan "be legal"
memang lebih mengena dan alhamdulillah jargon strategis ini sekarang
diadopsi oleh aktivis lain dimana-mana, karena memang benar efektif.
_______
Regards,
Pataka
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis