Ronny Haryanto wrote:
Usul saya, marilah kita bicarakan content dari next ILC.
- Mau dibuat ada tema atau tidak? Menurut saya kalo kita udah
kebanjiran content, dan kesulitan memilih, mungkin ini ide yg baik,
tapi kalo nyari content aja kesulitan, ya apa gak nyusahin kalo malah
dipersempit lagi dg suatu tema? Atau mau tema yang agak luas?
usul personal, Topik kolaborasi Linux (sbg platform, kernel, distro
dsb) dengan dunia industri (usaha).
Contoh kecil : FOSS Help Desk ada di Kampus2, demikian pula IGOS
Ceenter. Mungkin dua gerbang ini bisa dijadikan jangkar di dunia
akademis. Komunitas mungkin bisa membuat Linux HelpDesk (atau apapun
namanya) di Pusat2 Perbelanjaan Komputer, ini sebagai penetrasi ke
user, artinya penjualan perangkat sudah mengandung Linux sebelum
sampai ke tangan user, dan sekaligus bisa menjadi layanan "purna
jual". Hambatan2 yang muncul secara teknis (bugs, inkompatibilitas
dll) sampaikan ke pengembang. Jadi pengembang bisa fokus, misal lebih
banyak konsentrasi ke perbaikan bugs di openoffice, multimedia,
driver2 printer (dengan merk2 yang banyak beredar di indonesia).
Yang skalanya agak besar bisa kontak dengan vendor2/perakit untuk
menjual pre-installed (proses lebih rumit).
Kolaborasi dengan supplier dalam kontrak pengadaan.
Problem : Siapa yang akan menjadi DIRIJEN dari semua gerakan ini (?)
- Marilah kita cari pembicara, presenter, topik2, papers, dsb sedini
mungkin. Ini akan memberi waktu buat pengisi acara utk mempersiapkan
materinya, dan buat panitia juga gak akan kelabakan ngisi acara.
Dibuka CALL FOR PAPER spt ide terdahulu, dipilih yang paling sesuai
dan sipersilahkan menjadi pembicara atau presenter di puncak acara.
Misal dengan klasifikasi :
- Linux dan Industri/ dunia Usaha
- Linux Gaming
- Linux dan Dunia Akademis
- Linux dan Pengembangan
- Proposal Riset
Sejujurnya saya mulai bosan lagi2 liat Rusmanto, Pak Onno .....
sekali-kali boleh dong di konference lINUX liat Wulan Guritno ngomong :=))
- Kita cari orang2 atau perusahaan2 dalam negeri yg menggunakan Linux.
Mari berpikir luas, tidak hanya penggunaan yg umum seperti kantoran
dan sekolahan saja, tapi juga yg agak jarang dijumpai, misalnya di
industri mesin, automation, financial number crunching, data center,
scientific, robotics, embedded, network appliances, virtualization,
automotive, home security, dan lain2. Saya yakin yg pake udah banyak,
tapi pada diem2 aja. Mari kita approach dan gandeng mereka untuk
berbagi, berdiskusi, bertukar pikiran dan saling belajar di ILC
mendatang.
setuju sekali ! komite memilih institusi yang telah
mengimplementasikan dan diminta berpresentasi untuk memperluar
pandangan praktisi.
- Kita bisa kontak perusahaan2 teknologi luar yg baru expanding ke
Asia Tenggara, khususnya Indonesia, seperti Yahoo! contohnya, untuk
ikut mengisi acara. Kalo perlu bisa contact Google, Dell, Canonical,
Novell, Red Hat, dan kabarin mereka tentang ILC (dan juga tentang
Indonesia, jumlah penduduknya, dan potensi penggunanya), saya yakin
mereka pasti mau mengisi acara, mungkin dengan mengirim satu atau dua
staffnya yg expert di Linux untuk presentasi tentang teknologi mereka
(hardware, aplikasi, dll), atau tentang bagaimana mereka menggunakan
Linux di bisnis mereka. Topiknya bebas (dan potensinya luas sekali),
bisa server monitoring, storage, networking, clustering, distro
management, bahkan yg non-teknis sekalipun seperti pembinaan
community, dsb.
yang ini kayaknya ogut ikut saja deh
- Sebaiknya kita kumpulkan content sebanyak mungkin, jadi nanti
tinggal diseleksi, panitia kan tinggal menolak kalo ada yg tidak cocok
(misalnya sifatnya terlalu advertorial, cuma ngiklanin produk atau
perusahaan sendiri). Kalo dari awal udah terlalu banyak batasan ini
itu mah orang juga udah males mau ngasih content apa2.
Menurut rekan2 gimana?
Ronny
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis