On Fri, 6 Mar 2009, ardyan novanto wrote:

> seharusnya memang laptop/pc tidak dijual dgn sistem bundling software.
> sehingga dpt memberikan keleluasaan pada konsumen utk menentukan
> pilhan akan menggunakan OS apa nantinya...

siapa yang mengharuskan? tidak ada satupun aturan legal/formal di negeri
ini yang mengharuskan tidak menjual laptop/pc dng sistem bundling.
sebaliknya tidak ada satupun aturan legal/formal yang melarang penjualan
laptop/pc dng sistem bundling.


> perilaku monopoli microsoft ini tidak bisa didiamkan saja.

monopoli microsoft terjadi karena dominasi pangsa pasar bukan karena
ketetapan negara. itu sah-sah saja tho. kalo anda dengan usaha sendiri
menjadi kuat seperti superman, apa lalu tidak bisa didiamkan saja?

yang menjadi persoalan adalah bagaimana situasi itu dimanfaatkan oleh
microsoft (atau yang lain)?

> sebuah laptop dgn spec hardware yg mumpuni akan berubah jadi seonggok
> sumber penyakit kalo di dalamnya terinstall sistem operasi yg harganya
> mahal & tidak dapat diandalkan

kalo anda punya duit untuk membeli sistem tersebut, apa anda mau beli?
kalo saya punya duit untuk membeli sistem tersebut, belum tentu saya akan
membelinya, apalagi kalo tidak ada potensi keuntungan yang berlipat dengan
menggunakannya. sekali lagi mahal atau murah bahkan gratis, bukan
persoalan utama.


salam
-- 
|===[ Yudhi Kusnanto ]============|
|===[ STMIK Akakom ]==============|
|===[ http://www.akakom.ac.id/ ]==|

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke