Resza Ciptadi wrote:
2009/5/8 st SABRI <[email protected]>:
Dear Aktivis :=))

Beberapa waktu ini saya punya sedikit waktu dan menyempatkan baca-baca majalah kertas dan situs web. 
"Kebetulan" salah satu teman baru pulang dari PRC (RRC dalam bahasa indonesia), dan membeli sebuah 
buletin khusus Linux. Issue paling santer di tahun ini sebagai lanjutan issue tiga tahun lalu. Sun 
Microsystem memutuskan untuk meng-GPL-kan Solaris dan dikenal sebagai openSuse ... eh openSolaris. Saya tidak 
terlalu tahu, tapi salah satu kawan yang juga tertarik dengan dunia openSource mengabarkan, bahwa Ian Murdock 
(Project Manager openSolaris) yang juga dikenal sebagai founder debian gnu/linux telah mendapatkan 
"lampu hijau" dari Mark Shuttleworth, founder ubuntu gnu/linux untuk "bekerja sama" dalam 
mengembangkan openSolaris. Satu hal yang nyaris pasti, opensolaris akan menggunakan synaptic (apt-getting 
hehehehe) sebagai software package management tools mereka.

sebagai awam, saya bingung. Linus "keukeh" (istilah bahasa latin versi parahiyangan) 
menempatkan linux kernel dibawah GPL-2, saya tidak menguasai pasal-pasal atau klausul-klausul 
GPL-v2 dan GPL-v3, saya berharap Pak Rusmanto, Pak Onno, Pak Haryanto (atau Suhu Linux lain) bisa 
memberikan sedikit wejangan disini :=)) saya mohon tidak ada yang dengan semena-mena memberikan 
"links" bacaan soal GPL-v2/v3. Bila punya waktu dan pengetahuan lebih baik ditulis ulang 
dan diringkas agar awam seperti saya bisa menangkap intisarinya.

sebagai awam dan pengguna linux, saya sangat senang karena akan punya pilihan 
"system" selain GNU/Linux, yang bersifat opensource. Bagi awam seperti saya, 
entah itu gnu/Linux entah itu openSolaris system, tidaklah banyak bedanya, tokh yang saya 
pakai sehari-hari mozilla-firefox, gnome, openOffice, claws-mail, GMIP, iNkscape, totem, 
rhytmbox, audacious dan seperangkat aplikasi opensource lain, ditambah driver non 
opensource : nVidia driver :=)).
Dengan maraknya distro Linux saat ini, adakah kemungkinan penyedia distro tsb 
juga akan melakukan porting dan menyediakan distro opensolaris, apakah akan ada 
debian openSolaris bersanding dengan debian GNU/Linux ? as well as ubuntu 
opensolaris dan ubuntu GNU/Linux dlsb, termasuk openSuse gnu/Linux dan openSuse 
openSolaris :=))

Secara logika, openOffice, java-plugins akan lebih digdaya beroperasi diatas 
system openSolaris, karena lahir dari rahim yang sama :=)) satu hal yang saya 
pahami openSolaris memiliki posisi lebih baik dalam head to head secara teknis 
dengan gnu/linux karena openSolaris akan dengan leluasa menggunakan code 
gnu/linux dan tidak sebaliknya. Mungkin akan sangat indah bila lahir merger 
dari keduanya dan katakan bernama GNU/Solinux :=)) dimana keduanya bisa 
bertukar code untuk menghasilkan fitur yang canggih.

Andai Shakespeare masih hidup, mungkin beliau akan berkata : apalah arti sebuah 
kernel :=))

viva openSolaris eh... openSOURCE :=))

salam and have nice week end.

IMHO urusan openSolaris belum pasti nie pa meski pemilik baru Sun
Microsystem Larry Alison(Oracle Corp.) berpendapat bahwa Solaris
adalah aset penting SUN, tapi sepertinya dia tidak terlalu tertarik
dengan urusan Open Source yang saya bayang kan adalah model bisnis
mirip Red Hat, atau Novell SuSe. Meski banyak hal menarik model ZFS di
Solaris tapi saya pikir SUN hari ini tidak sama dengan SUN sebelum
dibeli Oracle sebagai Open Source Company, mudah2 waktu membuktikan
sebaliknya, Tapi komitmen Larry agak jauh dari Open Source, terbukti
tidak ada produknya inti(Oracle-red) yang dilepas dalam GPL(versi
berapa pun) atau mungkin lisensi OSS lain(harus dikonfirmasi, mungkin
ada yang tau), meskipun Oracle sendiri terlibat dalam beberapa project
OSS.

Tapi mungkin Alex lebih tau nie yang SUN Campus Ambasador angin nya
SUN sekarang setelah di beli Oracle(jadi pengen tau juga).
Rekan,
Jika nanti proses "fusion" dua enterprise company ini bisa berjalan dengan baik, maka ini akan menjadi sebuah kekuatan besar di dunia entreprise [enterprise hardware + enterprise operating system (solaris) + enterprise framework (java) + enterprise database (oracle) ]. Untuk Open Source Oracle juga punya komitmen yang cukup baik disana. Silahkan di cek FAQ-nya disini: http://www.oracle.com/technology/tech/opensource/oracle-open-source-faq.html Seperti yang Oracle sampaikan, Solaris merupakan salah satu aset yang berharga, dan release cycle model dari Solaris ini di mulai dari OpenSolaris. Jadi, jangan khawatir OpenSolaris ini pasti akan terus berkembang, apalagi komunitas OpenSolaris juga sudah cukup kuat.
Thanks

--
Alex Budiyanto
Campus Ambassador Coordinator
Community Development Officer
Sun Microsystems Indonesia
http://alexbudiyanto.web.id/


--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke