st SABRI wrote:
Yup bagi user yang penting openSource dan berfungsi baik serta berharga murah.
Secara pribadi saya ikut menyayangkan kekeuhnya linus untuk tetap dibawah
GPL-v2, meskipun dipastikan banyak alasan kuat sebagai argumennya. Ini penting
bagi penyedia jasa openSource untuk fokus dimana, dalam situasi hari ini
gnu/openSolaris memiliki posisi lebih baik dalam head to head dengan gnu/linux
secara teknis, dimana openSolaris bisa memakai linux's code dan tidak
sebaliknya.
Makanya secara singkat saya kepengen dapat wejangan dari pakar GPL, apa
kelebihan v2 dan v3. Ini juga penting bagi vendor yang ingin meng-GPL-kan
produk mereka.
BTW, itu pertemuan bulanan terbuka buat umum, atau khusus member .... dapet
kaos apa gak (?)
Rekan,
Sekedar koreksi lisensi OpenSolaris adalah CDDL (Common Development and
Distribution License), dan lisensi ini kompatibel terhadap GPL, tapi
tidak sebalik-nya. Itulah alasan kenapa beberapa teknologi OpenSolaris
tidak bisa "masuk" ke GNU/Linux. Untuk informasi lebih lengkap tentang
apa itu CDDL dan bagaimana lisensi OpenSolaris ini, silahkan menuju
kesini: http://opensolaris.org/os/licensing/opensolaris_license/
Untuk pertemuan tersebut terbuka untuk umum, siapa saja bisa datang,
tapi jangan lupa untuk reservasi terlebih dahulu, supaya kami bisa
menyiapkan segala sesuatu-nya dengan maksimal. Untuk kaos, ada dua buah
kaos OpenSolaris versi terbaru yang akan di jadikan door prize, selain
itu ada juga Voucher Exam, Buku OpenSolaris dsb.
Thanks
--
Alex Budiyanto
Campus Ambassador Coordinator
Community Development Officer
Sun Microsystems Indonesia
http://alexbudiyanto.web.id/
--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis