On Monday 11 May 2009 15:44:11 Alpha Bagus Sunggono wrote:
> Kernel linux dimasukkan ke Solaris,
> jadinya sudah bukan Solaris lagi dunk,
> khan model kernel antara linux dan Solaris sangat beda sekali tho?

katanya "program dengan lisensi GNU/GPL bisa "masuk" (kompatibel) di 
OpenSolaris"?

saya cuma menggarisatasi masalah kompatibilitas lisensi seharusnya 
perbandingannya adalah kode vs kode, bukan "kode gelondongan" aka paket vs 
kode.

kalo mau bahas lebih dalam dikit soal pernyataan lainnya soal "banyak aplikasi 
GPL di OpenSolaris", berikut sedikit saya tulis yang saya tahu. biar plong.

perangkat lunak berlisensi CDDL:
- OpenSolaris (+ZFS, DTrace)
- Netbeans, dual-license dengan GPL
- aplikasi dengan platform Java?

perangkat lunak berlisensi GPL:
- Linux (kernel)
- ayo sebutkan sambil dihitung

kenapa banyak perangkat lunak GPL "gelondongan" _ada_ di OpenSolaris (atau 
OS yang lain), karena memang perangkat lunak yang dirilis di bawah _GPL_ 
jumlahnya _banyak_, baik GNU ataupun non-GNU. bukan karena si X punya 
lingkungan dan lisensi "lebih baik" dari Y, dst.

nanti muncul pertanyaan lagi: lho kok OpenSolaris dan teknologinya yang keren 
seperti ZFS dan DTrace tidak dirilis jadi GPL saja? kan GPL udah ada "duluan" 
sejak 1989 dan dipakai banyak perangkat lunak di dunia Free Software/Open 
Source? kenapa tidak "sama-sama" saja?

setahu saya jawabannya: karena memang dari awal pengembang OpenSolaris 
_tidak_ingin_ merilisnya sebagai produk yang kompatibel dengan GPL. ya itu 
memang pilihan.

dilihat dari sisi Sun dan komunitas yang sudah dibangun di OpenSolaris jika 
seandainya ZFS, DTrace, dan teknologi kunci OpenSolaris dirilis menjadi GPL 
adalah pertanyaan "yang nanti bisa dibanggakan di OpenSolaris apa?" karena 
semua misal, bisa diadopsi oleh Linux atau perangkat lunak berlisensi GPL 
secara langsung.

-- 
"I am getting pretty good at running diff and patch now" 

        - Jeff Merkey

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke