2009/5/12 Iwan Setiawan <[email protected]>:
> On Monday 11 May 2009 15:44:11 Alpha Bagus Sunggono wrote:
>> Kernel linux dimasukkan ke Solaris,
>> jadinya sudah bukan Solaris lagi dunk,
>> khan model kernel antara linux dan Solaris sangat beda sekali tho?
>
> katanya "program dengan lisensi GNU/GPL bisa "masuk" (kompatibel) di
> OpenSolaris"?
>
> saya cuma menggarisatasi masalah kompatibilitas lisensi seharusnya
> perbandingannya adalah kode vs kode, bukan "kode gelondongan" aka paket vs
> kode.
>
> kalo mau bahas lebih dalam dikit soal pernyataan lainnya soal "banyak aplikasi
> GPL di OpenSolaris", berikut sedikit saya tulis yang saya tahu. biar plong.
>
> perangkat lunak berlisensi CDDL:
> - OpenSolaris (+ZFS, DTrace)
> - Netbeans, dual-license dengan GPL
> - aplikasi dengan platform Java?
>
> perangkat lunak berlisensi GPL:
> - Linux (kernel)
> - ayo sebutkan sambil dihitung
>
> kenapa banyak perangkat lunak GPL "gelondongan" _ada_ di OpenSolaris (atau
> OS yang lain), karena memang perangkat lunak yang dirilis di bawah _GPL_
> jumlahnya _banyak_, baik GNU ataupun non-GNU. bukan karena si X punya
> lingkungan dan lisensi "lebih baik" dari Y, dst.
>
> nanti muncul pertanyaan lagi: lho kok OpenSolaris dan teknologinya yang keren
> seperti ZFS dan DTrace tidak dirilis jadi GPL saja? kan GPL udah ada "duluan"
> sejak 1989 dan dipakai banyak perangkat lunak di dunia Free Software/Open
> Source? kenapa tidak "sama-sama" saja?
>
> setahu saya jawabannya: karena memang dari awal pengembang OpenSolaris
> _tidak_ingin_ merilisnya sebagai produk yang kompatibel dengan GPL. ya itu
> memang pilihan.
>
> dilihat dari sisi Sun dan komunitas yang sudah dibangun di OpenSolaris jika
> seandainya ZFS, DTrace, dan teknologi kunci OpenSolaris dirilis menjadi GPL
> adalah pertanyaan "yang nanti bisa dibanggakan di OpenSolaris apa?" karena
> semua misal, bisa diadopsi oleh Linux atau perangkat lunak berlisensi GPL
> secara langsung.

Untung d FreeSoftware ga ada egoisme dan model pikiran semacam itu.
Kalo tidak GNU/Linux tidak akan seperti sekarang. Tapi yah balik lagi
itu semua pilihan tinggal masyarakat menilai dan memanfaatkannya saja.
Semua pilihan banyak variablenya dan sulit rasanya menghakimi
orang/organisasi karena pilihannya. Tapi buat saya pribadi GPL masih
merupakan nilai paling baik dari sebuah lisensi. Tapi sumbangan SUN
sudah cukup besar dengan mengGPLkan java biar saja Solaris seperti
sekarang lisensinya toh masa kejayaan Unix susah berlalu.

Holly Tux here to stay ...
-- 
Resza

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke