setuju ....

cak anas
TOSS

Pada tanggal 01/10/09, Adi Nugroho <[email protected]> menulis:
> Barusan aku iseng klik sana sini di handphone-ku, dan dapat artikel bagus di
> coova.org. Sori, link lengkap tidak aku masukkan, karena belum tahu cara
> copy paste url di nokia E63. Sori, masih kampungan, hehehe....
> Kalau tidak salah, http://www.coova.org/node/263
> Sori kalau salah.
>
> Kisahnya begini....
> Satu ketika, sang developer coova chilli lagi jalan jalan ke sebuah warung
> kopi, dan mengakses internet via wifi. Tampilan yang muncul adalah tampilan
> coova, tapi pas dilihat, tulisan 'hotspot technology provided by....', bukan
> coova.org, tapi sang system integrator.
>
> Sang developer kecewa.
> Apa susahnya membiarkan nama coova tetap di situ???
>
> Aku tersentak dan terpanggil untuk menulis posting ini.
> Mungkin kita juga pernah mengecewakan developer opensource lainnya. Mungkin
> developer chilli. Mungkin joomla, openerp, drupal, ubuntu, dll.
> Kita pakai karyanya, lalu nama pembuatnya kita hapus. Padahal kita sudah
> diperbolehkan menggunakan karya mereka, bukan hanya bebas, tapi juga gratis.
> Koq tega teganya kita copot nama mereka :(
>
> So, kalau kita adalah salah satu yang mengecewakan para developer
> opensource, mari mulai menghargainya, mulai dari sekarang.
>
>
> Salam,
>
> Adi Nugroho
> PS:
>
>
>
>
> --
> Berhenti langganan: [email protected]
> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
>
>

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke