Makanya akan sangat tergantung dari definisi, kalau definisinya GNU aka RMS maka bagi saya masih kurang paling tidak di kepala saya ada dua isu yaitu reverse engineering dan isu lisensi.
Yang saya tunjukkan adalah mungkin suatu saat ada saja yang owner yang memperbolehkan reverse engineering (setahu saya saat ini prakteknya masih dilarang).... jadi kalau tuntutan GNU FS harus Open Source, kalau tuntutan saya "minimal" boleh di reverse engineering (ini sudah beda) Termasuk definisi bebas lisensi tidak dimasukkan... yang jelas hasilnya lisensi yang compatible dengan FSF dan yang mendorong copyleft akhirnya tidak bebas bersahabat dengan lisensi yang lain.... (definisi freedom lisensi tidak dimasukkan ke definisinya GNU, hanya kebebasan program saja yang ada di sana). Jadi kalau anda mendorong saya menggunakan definisinya GNU aka RMS maka itu jadi tidak valid, karena saya masih mempertanyakan definisi tersebut... 2010/1/17 Yuda Nugrahadi <[email protected]>: > Pada 17 Januari 2010 21:09, Xtreeme <[email protected]> menulis: >> pertanyaannya apakah semua yang Free Software itu harus Open Source? >> menurut saya tidak, bisa jadi si owner memperbolehkan modifikasi >> melalui Reverse Engineering. > > Bagaimana dengan klausul freedom 1 berikut : > The freedom to study how the program works, and change it to make it > do what you wish (freedom 1). Access to the source code is a > precondition for this. > > http://www.gnu.org/philosophy/free-sw.html > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

