“Free software” lebih mementingkan pada kebebasan bukan harga. Hal ini yang seringkali membingungkan banyak orang. Banyak yang mengartikannya sebagai barang gratisan. Sehingga akhirnya Eric S. Raymond dan Bruce Perens mengusulkan istilah open source agar tidak disalahpahami orang. Buku ini menggunakan istilah open source juga dengan maksud yang sama. Meski demikian, pada dasarnya, free software dan open source software mengandung pengertian yang hampir sama.
Mereka yang menggunakan istilah open source seringkali memiliki niat dan penekanan yang berbeda. Istilah open source software biasanya digunakan oleh orang yang ingin menekankan pada aspek reliabilitas yang tinggi, fleksibilitas program yang dihasilkan sebagai motivasi utama dalam mengembangkan software. Sebaliknya, istilah free software lebih menekankan pada kebebasan dari kendali orang lain, atau barangkali lebih tepat bebas dari kendali vendor software. Secara kontras, OSI menyatakan bahwa istilah open source adalah program pemasaran untuk free software dan merekomendasikan penggunaan istilah open source. Demikian sebagian penjelasan yg saya tulis dalam buku berjudul Berbisnis Software Gratis: Ide-ide Bisnis untuk memanfaatkan software gratis di dunia open source sebagai ladang penghasil uang. Diterbitkan oleh ElexMedia pada 9 September 2009. Keterangan mengenai buku ini (sinopsis, cover, harga, dll) bisa dilihat di: http://www.gramediashop.com/book/detail/9789792757477 Klo menurut saya, daripada meributkan FSF vs OSI, lebih baik energi kita gunakan untuk memasyarakatkan penggunaannya. Pengguna sendiri belum tentu mau tahu sampai detail ttg hal2 tsb. Lebih banyak pengguna yg berpikiran: "yg penting bisa dipakai kerja ..." Makanya masih banyak yg pakai Windows, krn 'ngeri' waktu mau pakai Linux/open source harus belajar filosofi dsb. Klo utk pengguna, ya mending awalnya langsung pakai saja, baru nanti memikirkan filosofinya... Seperti dua tulisan Pak Rusmanto berikut: http://ruslinux.blogspot.com/2009/07/pengguna-linux-tidak-harus-belajar.html http://ruslinux.blogspot.com/2009/06/seandainya-aku-jadi-hanya-tahu-blankon.html Selain itu, untuk semakin memasyarakatkan penggunaan FOSS, perlu ditumbuhkan ekosistem bisnis opensource. Tanpa masuk ke dunia bisnis, akan lebih sulit memasyarakatkannya. Karena menggunakan model bisnis yg berbeda dgn software propietary, saya sempat bingung. Akhirnya saya lakukan riset sana-sini dan membukukan hasilnya. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan yg ingin berbisnis di dunia opensource... Sekian dulu... -- $$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ Amin Rois Sinung Nugroho: http://www.facebook.com/profile.php?id=1601262084 BPS Goes Open Source: http://bgos.web.id http://www.facebook.com/group.php?gid=126781341462 MidPoint Enterprise: http://midpoint.web.id http://www.facebook.com/group.php?gid=167281951930 Blog: http://blog.sinunk.web.id Book: http://www.gramediashop.com/book/detail/9789792757477 $$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$ -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

