Ini sepenuhnya adalah opini saya pribadi, dan mohon bila ada salah,
saya diberikan pengarahan untuk melengkapi pengetahuan saya yang masih
kurang disana-sini.

Saya tidak begitu setuju dengan hal ini. Bagi seorang programmer, maka
editor, compiler, interpreter, assembler, linker, debugger, emulator
dan beberapa hal lain(seperti versioning system, diagram editor)
adalah seluruh hal yang kita perlukan.

Dari sudut pandang programmer, application programming interface yang
disediakan oleh operating system tersebut adalah satu-satunya yang
terpenting dari sebuah operating system, yang mana biasanya tersedia
sebagai C Library.

Seorang programmer tidaklah perlu mengoprek operating system dalam
sebagian besar kasus, dengan pengecualian dia adalah operating system
developer atau designer untuk custom operating system.

Bagi seorang pelajar, maka yang terpenting dari sebuah operating
system adalah bahwa terdapat interpreter atau compiler yang dia
perlukan di operating system. Kalaupun dia adalah seorang pelajar yang
sedang mempelajari operating system, maka operating system yang cukup
sederhana lah yang akan dijadikan sebagai studi kasus, seperti Minix
atau Unix dikala jaman dunia masih muda dulu.

> Bagi beberapa orang terutama non-programmer, memiliki mesin yang 'Just
> Work' seperti Apple memang nyaman. Tetapi bagi calon programmer, ini
> adalah bencana. Bagaimana mungkin bisa menghasilkan programmer handal
> yang bahkan dilarang dan dituntut ketika ngoprek komputer yang telah
> dibelinya.

Nah saya bukanlah seorang programmer profesional. Saya bisa dikatakan
tidak lebih daripada seorang pecinta computational theory. Sebagai
seorang computational theoriest, apakah yang saya perlukan? Saya hanya
memerlukan pensil dan kertas, sebuah interpreter Lisp(untuk sebagian
besar kasus tentunya), dan GNU Emacs(saya menjadikan GNU Emacs sebagai
sebuah working environment dimana saya mengakses segala hal dari
program ini).

Dan untuk operating system yang saya gunakan, Unix adalah yang paling
sering saya gunakan? Kenapa Unix? Karena Lisp dan GNU Emacs tersedia
disitu dan paling "Just Work".

Nah bagi saya, konsep "Just Work" tidaklah buruk. Karena saya sangat
nyaman sekali mendapatkan sebuah operating system, yang mana seluruh
keperluan saya "Just Work" di operating system ini. Dalam hal ini
adalah Unix.

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke