Pada tanggal 12/08/10, Asri Rachman <[email protected]> menulis: > Tambahan juga, diluar masalah hosting. Yaitu PIC terhadap masing2 > subdomain, kalau bisa ada pengecekan rutin tiap 3 atau 4 bulan,jadi > bisa ketahuan siapa penanggung jawabnya, dan jika penanggung jawabnya > tdk aktif atau tdk bisa dihubungi dalam kurun waktu tertentu, dan ada > pihak yang menawarkan diri untuk mengelolahnya, maka bisa diserahkan > ke pihak baru. Jadi kalau bisa dibuatkan halaman khusus di linux.or.id > tentang penanggung jawab u/ masing2 sub domain. > > Pada tanggal 11/08/10, Masim "Vavai" Sugianto <[email protected]> menulis: >> 2010/8/11 Rusmanto Maryanto <[email protected]>: >>> 2010/8/11 Dudi Gurnadi K <[email protected]>: >>>> >>>> Yayasan AirPutih memiliki program free hosting untuk LSM/NGO ataupun >>>> Komunitas. >>>> Selengkapnya bisa lihat di http://hosting.airputih.or.id. >>>> >>>> Oh ya, walaupun free, namun tetap ada aturan mainnya, bahkan setiap >>>> lembaga yang hosting akan terikat kontrak dengan AirPutih. Layanan >>>> free hosting ini merupakan kerjasama yang dilakukan antara AirPutih >>>> dengan IM2. >>> >>> Terima kasih pak Dudi atau info yg sangat bagus ini. >>> Paling tidak hosting air putih ini sudah dapat digunakan oleh KPLI >>> atau komunitas Linux yang butuh hosting, bisa langsung >>> kontak dan kontrak dg air putih. >>> >>> Dengan kata lain, ini bisa menjadi salah satu mitra linux.or.id >>> dalam pemberian sub domain dan hosting. >> >> Pada hemat saya, mekanismenya sebaiknya bukan per hosting >> terpisah-pisah melainkan multi blog, mekanisme bentuknya nanti seperti >> http://www.kompasiana.com atau http://www.dagdigdug.com, jadi bukan 1 >> KPLI 1 hosting melainkan 1 blog (meski tetap menggunakan masing-masing >> sub domain), jadi modelnya adalah model virtual hosting. Khusus untuk >> site tertentu yang sifatnya custom baru menggunakan model lain seperti >> yang disampaikan oleh mas Ronny. >> >> >>> >>> Btw, terkait usulan mas Ronny, untuk membiayai operasional >>> dan maintenance hosting (khususnya terkait linux.or.id) >>> mungkin bisa dibicarakan model pendanaannya utk jangka panjang. >>> >> >> Mengingat keputusan ILC sebelumnya menyatakan bahwa KPLI bersifat >> independen, YPLI bisa mengambil peran disini sebagai koordinator. Jadi >> YPLI bisa memegang administrative contact untuk account maupun membuat >> skema pembiayaan. Untuk skemanya sendiri bisa didiskusikan dalam >> thread terpisah, namun maknanya sama, bahwa mekanisme pembiayaan >> bersifat open dan independen, tidak tergantung pada sumber tertentu. >> >> >> -- >> Best Regards, >> >> Masim "Vavai" Sugianto >> /************************************************************/ >> Blog (ID) : http://www.vavai.com >> Excellent Infotama Kreasindo : http://www.vavai.biz >> Training Zimbra Mail Server : http://bit.ly/aUydQJ >> /************************************************************/ >> >> -- >> Berhenti langganan: [email protected] >> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis >> >> > > > -- > Asri Rachman > > YM : internetkidx > GTalk : kidx13 > Plurk / twitter : kidx13 > Website : asrirachman.web.id > http://kidx13.wordpress.com > http://makassar.linux.or.id >
-- Asri Rachman YM : internetkidx GTalk : kidx13 Plurk / twitter : kidx13 Website : asrirachman.web.id http://kidx13.wordpress.com http://makassar.linux.or.id -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

