> Juga bisa saling isi dan saling bantu. Fakta bahwa acara ini butuh > biaya besar, dan tidak nutup. Sehingga kami (kplii bogor) pun > siap-siap nombok. > Klo urusan nombok"in mah dah biasa kang.. dah biasa di Komunitas
> Setau saya, di form pendaftaranpun ada opsi "mau bayar atau tidak" > artinya kalau tidak, alasannya apa dan akan dipertimbangkan. Lalu > ditulis apa yang akan anda sumbangkan di acara ini. Itu lazim. Jadi, > intinya teman2 apakah sudah mengunduh dan mengisi form tersebut? Kalau > belum, nanti dulu deh, la wong niat sesuai prosedur saja belum > dijalankan hehe.. > Download sih gampang dan kebanyakan sudah... tetep ajah ngisinya "berat".. apa iya terus mau ngisi tidak membayar karena "telah merasa berjasa mengembangkan Linux dan Open Source di daerahnya?" kalau itu mungkin semuanya teman" begitu... Klo temen" disini ga mau membabi buta tanpa melihat kemampuan... dan mungkin karena masih memiliki "ewuh pekewuh" / malu... Mohon tidak menyamaratakan kondisi dengan Jakarta atau lainnya... Uang sebesar itu di daerah kami sudah merupakan nilai yang luar biasa... Sambil bercanda mereka ngomong mending jadi penggembira ajah...(itu pun kalo mereka tidak malu bersanding dengan peserta berbayar)... Kek di Konggres, Muktamar, Munas parpol atau ormas... yg penting ngeramein acara, ndengerin sambutan dan pembukaan terus bebas... sementara para "utusan" mengikuti "Konggres, Muktamar, atau Munas"-nya Komunitas Linux.... -- keep the fighting spirit... ------------------------------------------------------------------- http://kwali.info http://tegal.linux.or.id -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

