Pada tanggal 24-May-99, Bambang Sumitro nulis demikian:
> Untuk perintah dasarnya sama, karena Solaris dan Linux sama-sama Unix, tapi
> untuk administrasi sistemnya tentu saja berbeda.
Nambah dikit:
Tetapi untuk 'kelengkapan' command line based program, jauh lebih
enak pakai Linux. Hanya saja, saya belum menemukan padanan 'snoop' di
Linux. Shellnya pun terbatas, hanya sh dan ksh, tidak se'kaya' yang
ada di Linux.
(Fyi, saya masih pakai SS5, SunOS 5.5.1 aka Solaris 2.5.1, jadi mungkin
agak bias)
Kernel Solaris, biasanya pakai penamaan alfabet, misalnya :
sun4m, sun4c, sun4w, dsb. Sedangkan Linux pakai angka major, minor,
dan patchlevel macam 2.0.36
O, ya, ada kernel umum untuk segala mesin Solaris, yaitu genunix, tapi
besar sekali ukurannya.
Tentang administrasi sistem, walau sama-sama menganut SysV, Solaris
agak berbeda dengan Linux RedHat dan Caldera. Susunan device pada /dev
juga memakai nama yang berbeda, misalnya eth0 (Linux) = le0 (Solaris),
ttyp0 = pts1, dsb.
> Regards,
> Bambang
Salam,
Adhi.
-------------------------------------------------
SO Linux is the only choice for innovative people
iSO Liwet is the only choice for kepepet people
-------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com