On Tue, 21 Mar 2000, Irwan Hadi wrote:
> 1. qmail support delivery maildir, sedang sendmail tidak, sehingga kalau
> tetap pakai sendmail dan ingin pakai model delivery maildir harus pakai
> tambahan utility lain sebagai perantara, mis. procmail.
:) ah masa sih.. kalo gitu percuma dong ada /etc/login.defs yg ngatur
pembuatan account, expired, uid, gid?
> Memang format mailbox yang disupport sendmail, dapat juga diberikan kuota,
> meskipun tampaknya sedikit lebih sulit.
ngga juga.. sulit--mudah itu kata sifat, relatif sekali :)
hanya masalah sudut pandang... yang anda maksud support semacam
qmail_dir? Kalo masalah tata letak.. ngga ada masalah tuh mau kemana
aja.. hey in linux everything is file :)
> Bisa memang menggunakan MTA yang lain, mis, postfix dan exim yang sama sama
> support maildir delivery, tapi masalahnya adalah kita diminta cepat untuk
> memberikan akses web mail ini, dan admin masih baru pegang linux, akibatnya
> lebih enak kalau sudah ada yang step by stepnya.
> Kalau admin sudah pengalaman sih lain, mau pakai smail, postfix, exim,
> sendmail jaman 8.6.x juga pasti bisa.
> Jadi ini masalah waktu, dan masalah kemampuan admin juga, sehingga jauh
> lebih baik kalau yang sudah ada step step nya.
hehehe.. relatif juga.. kebetulan barusan maenan postfix ternyata menurut
gua lebih mudah tuh.. lebih mudah karena setting qmail dulu sampai hampir
satu minggu baca sana-sini, setting sendmail malah lebih cepet.. eh
setting postfix lebih cepet lagi.. hayooo.. :P
malah dibilang tuh di postfix.org kalo source code nya jalan tanpa perlu
tune up apapun? Lha?? mana ada contohnya lagi..
> Jadi spammer tidak dapat mengharvest email email address yang valid di
> server kita.
sama aja kalo dipandang dari segi fungsi..masalahnya anda pandang dari
sudut pandang yang anda tahu.. ngga ada tools jelek.. yg ada tukang yg
jelek :)
> (begitu saya kirim email 2 M, berarti bandwith telah terpakai 2 M, kemudian
> message tadi bounce, maka bandwith akan terpakai lagi sebesar 2 M, jadi
> total 4 M, sedang 1 hari saya kirim 2 kali , maka jadi 8 M), satu bulan
> jadi 30 X 8 M = 240 M, sedang jatah transfer sebulan HANYA 50 M, sedang ini
> sudah nyaris 5 X nya, apalagi surat surat lain + akses inbound / outbound
> ke server itu, bisa bisa........ organisasi ini bangkrut duluan.
> Dengan patch ini, maka bounce message akan bisa di truncate, mis hanya 1 Kb.
:) sama aja kok.. bisa juga dibatesin di sendmail berapa yang masuk :)
> Nah ini point point penting yang membuat saya merekomendasikan qmail untuk
> dipakai oleh admin suatu organisasi itu. Terus berhubung salah satu orang
> yang berwenang dari organisasi itu ada juga di milis
> [EMAIL PROTECTED] ini, mungkin ada netter lain yang bisa memberikan
> pandangan pandangannya mengenai qmail dan sendmail ini sehingga bisa lebih
> "kuat" mungkin alasan alasan sebaiknya menggunakan qmail
ngga ada alasan kuat untuk pakai sesuatu yang belum tentu cocok
.. sorry.. kalo anda ngarepin dukungan..
> Kalau lewat system account maka KEUNTUNGANNYA, cuman satu, yaitu gampang
> buatnya, KERUGIANNYA, banyak
> 1. user dapat main coba coba telnet ke server sendiri, dan ubek ubek
> server, ingat kasus www.bimamail.com waktu itu, user dapat system account,
> sehingga bisa ditelnet, udah gitu /etc/passwd nggak dishadow lagi
:) ya biar belajarlah gimana bikin mailserver yang paling ngga "ngga bisa
ditelnet".. hehehe.. banyak jalan ke roma.. malahan kalo calon admin
mailserver nya cepet nangkep kan lama-lama makin ahli Sendmail juga :)
Akses ke sistem bisa juga dibatasi.. relay bisa
dibatasi.. autentifikasi.. apalagi..?
> itu untuk 2 - 4 tahun, sesudah itu dihapus, terus tuh begitu, nah kalau
> pakai sistem account maka kan urutan usernya pas dibuat pertama kali sudah
> berurutan, mis gungb:VWKdC6H8RETnE:7045:500:gungb:/home/gungb:/bin/bash
> 7045, 7046, 7047, 7048, dsb, terus, seandainya nanti setelah 3 tahun ,
> nomor terakhir adalah 14123 , terus yang nomor 7045 sampai 8000 dihapus,
> maka begitu ada penambahan user baru lagi.............. ya, tetap mulai
> dari nomor 14123 dong, kecuali di set lain, tapi tetap akan merepotkan bukan ?
:) apa iya? coba lihat lagi deh buku manualnya :) terutama soal isinya
/etc, /usr, /var dan administering user
> Nah kira kira,apakah yang saya tuliskan /jelaskan di atas itu ada yang
> perlu diralat/salah, atau adakah pendapat pendapat lainnya, sehingga sang
> caretaker bisa lebih pasti memutuskan pilihannya.
inti masalahnya cuman satu.. anda pandang dari sudut pandang anda semata,
dan biarin sang caretaker ini berkreasi, berimprovisasi.. toh belum tentu
beliau ini cuman cuman karena mudah lewat linuxconf???
> [ps: untuk Pak caretaker : Pak BG, gimana jadinya ?]
Pakai postfix aja, Pak.. postfix to Sendmail compatibility interface
...hehehe... *joking*
ps: yg kayak gini bukannya ke linux-admin?
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]