On Fri, Mar 24, 2000 at 01:38:26AM -0700, Irwan Hadi wrote:
> tapi semakin dicoba, qmail terasa semakin mudah ya .... postfix malah
> semakin susah , lha udah nggak pernah dicoba lagi sih ;)
-:P
Jangan-jangan karena 'user support' qmail begitu melimpah ruah, mulai
virtual user sampai webmail, lantas anda mengambil kesimpulan seperti
ini :-)
> Ps: concurrencylocal untuk qmail berapa sih baiknya ? 10 default atau berapa ?
> maximum berapa ?
Sepertinya tergantung mesin, tergantung BW. Kalau saya pribadi, punya
cara gini, sikat dulu dengan nilai maksimum (toh kalau ada apa-apa,
qmail kan cukup bebal juga hehehe..), begitu ada masalah, turunkan
sedikit-sedikit, sampai tidak ada masalah lagi. Hmm.. masalah ini
yang bisa macem-macem, tapi kalau nggak dicoba, mana kita tahu? :-)
> terus batas concurrencyremote maximum tanpa harus patching / recompile
> kernel berapa ? 120 atau 240 ?
IMHO, qmail menetapkan silent destination concurrency limit = 120.
Jadi kita set sampai 1000, sejauh qmail tidak 'diapa-apakan', qmail
akan menganggapnya cuma 120 :-)
Salam,
P.Y. Adi Prasaja
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]