betul..begitulah manusia....kata-kata itu ada dalam komik silat "kho ping
hoo". mungkin liat dari bukunya..kecil seperti picisan, tapi pelajaran
tentang hidupnya banyak.
ada cerita anak yang menangisi kematian orangtuanya, terus
...semacam biksulah...bilang...siapa yang kautangisi ? apa bener yang kau
tangisi adalah orangtua mu ? mengapa ditangisi ? apa bukan karena menangisi
diri sendiri yang merasa ditinggalkan.
saya rasa bener..kita menangisi karena kesenangan kita diambil,
kita merasa dirugikan. jadi kita sedih...karena seseorang yang bisa
nyenengin kita nggak ada lagi. siapa lagi yang nyenengin saya ??
itulah manusia...
>begini, saya punya pertanyaan yang sampai sekarang saya masih ragu
>jawabannya...
>jika seseorang menangisi kematian pasangannya, benarkah ia memang
>menangisi pasangannya, atau ia menangis karena ia "tidak memiliki" lagi
>pasangannya dalam menjalani hidup yang susah ini...?
contoh :
seorang ibu menangisi kematian suaminya, bukan karena ia sayang pada
suaminya. tapi, ia menangis karena ia kini janda. tidak ada yang menanggung
hidupnya. bagaimana menghidupi anak-anaknya nanti..? dan sebagainya...
jadi, bukan karena suaminya tapi karena dirinya (kini janda).
jadi singkatnya, benarkah memang ada cinta sejati itu ? lalu bagaimana
dengan pendapat yang seperti itu....., mohon pencerahan.
ps : balas yah...
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]