On Sat, 27 May 2000, Windra wrote:

> Aduh Atcha, kamu bikin saya tambah bingung tentang jodoh
> ini. Saya membayangkan kalo misalnya kita udah dipersiapkan
> jodoh yang terbaik buat kita, trus kita salah memilih,
> trus yang disebut jodoh itu yang mana? Yang udah
> dipersiapkan tadi apa yang udah kita pilih?
> 


Sebenarnya semua wanita layak jadi jodoh pria dan
semua pria layak jadi jodoh wanita. Kalau tentang 
kelayakan.
Sekarang tinggal bagaimana seseorang itu bersikap 
thd hal itu. KAlau saya sendiri tentu akan sangat 
mempertimbangkan seseorang sebelum saya menjadikannya
pendamping. Aku bisa melakukan pendekatan secara 
halus untuk mengetahuinya, tanpa perlu menjadikannya
pacar. Nah ada masalah lain, bagaimana kalau dia kira
saya tak menyukainya lalu dia memilih orang lain
yang lebih real pendekatannya bahkan mungkin sudah
menyatakan cintanya. 
Di situlah salah satu cara pengujiannya. Karena bagaimanapun
juga seorang pendamping seumur hidup itu akan lebih memilih 
pendampingnya dan lebih setia meskipun dia menemukan orang lain
dng kelebihan-kelebihannya.
Itulah cinta. Seseorang masih memilih Anda di saat dia menemukan
orang lain di sekitarnya yang mungkin lebih 'hebat'
Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?
Hanya dengan keyakinan dan suatu kepercayaan akan sesuatu.
Itulah yang memungkinkannya terjadi.
Tapi ini semua pandangan dan pendapatku. Bagaimana dng saudara?
  


DALAM CINTA ADA KEPERCAYAAN, KESETIAAN, DAN PENGORBANAN.



- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke