Saturday, August 19, 2000, 5:02:19 AM, J wrote:

Hello JC,


..........> DELETED <............
JC> maaf,   saya  tidak  bermaksud  menjelekkan  suatu  agama,  tetapi
JC> alangkah naifnya bila ada yg mempercayai akan mendapat kebahagiaan
JC> bila   menikah   dgn  pasangan  yg  berbeda  agama,  apalagi  jika
JC> komposisinya  adalah  wanita  muslim  dgn  pria dari golongan ahli
JC> kitab...  tapi  jika  yg  terjadi sebaliknya, secara hukum syariah
JC> dibolehkan.

mau kasih dikit komentar nich... bolehkan....

sepengetahuan  saya  dari dulu yang pernah saya dapatkan di kitab yang
pernah  saya  baca,  (maaf  lupa  nama kitabnya dan nama pengarangnya,
karena  udah  lama  banget  sewaktu  saya masih SMP dipondok pesantren
SALAFIAH  SYAFI'IYAH  - Sukorejo - Asembagus - Situbondo - JAwa Timur,
dulu.)  menyebutkan  bahwa ORANG ISLAM COWOK boleh kawin dengan WANITA
ahli kitab, namun nggak berlaku sebaliknya,

dengan  alasan  yang  dulunya  juga pernah menjadi permasalah diantara
kami  (sesama  teman  saat diskusi kecil) yaitu karena bila sang COWOK
dari  ISLAM,  dia  akan  jadi  kepala  rumah  tangga,  dan  bisa untuk
menjadikan  anaknya  (dalam  artian mendidik anaknya untuk masuk agama
islam)  namun bila sang CEWEK yang beragama islam, maka di-HAWATIRKAN,
dia  nggak bisa menjadikan anaknya seuntuk bertingkah laku dan memeluk
agama islam.

walaupun  banyak  pasangan  dari COWOK + CEWEK yang keduanya sama-sama
islam  kini  banyak  yang  cuwek  dengan keadaan anak-anaknya sehingga
anak-anak  mereka  berprilaku  kakanya  bukan  agama islam, ini banyak
terjadi  di  Daerah  saya dan saya yakin di Indonesia pada daerah lain
nggak beda.

BUKANNYA  SOK  AGAMIS  LHO...

namun  saya  sering  kali  bergaul dengan mereka dengan harapan mereka
sedikit  berubah  dengan kehadiran saya, kali aja mereka mau, dan saya
berhasil  walaupun  saya  dulunya  adalah seorang yang sering dibilang
sama  ORANG  TUA  (TOKOH  MASYARAKAT  DI TEMPAT SAYA) "nggak jauh beda
dengan mereka" karena berkumpul sama mereka.

ketika  para  TAKMIR  MASJID  dan TOKOH MASYARAKAT (yang bisa dibilang
kuat  agamanya)  nggak  mau  mendekati  mereka  karena  takut tertular
kebiasaanya  para  pemuda  yang  nakal  (baca : teman-teman saya), nah
ketika orang-orang yang mempunyai ke-islam-an kuat nggak mau mendekati
mereka dengan alasan semacam diatas, siapa yang akan memberikan mereka
masukan,  mengajak  mereka kejalan yang sesuai dengan jalan agama, dan
saya  rasa ini juga banyak dialami oleh orang-orang yang diagama lain,
bukan hanya islam saja,

maaf bila ini OOT, namun ini saya masukin di sini karena masih relefan
dengan  LOVE  yang  juga  ada di banyak agama, walaupun yang saya tahu
hanya  di  islam,  mungkin karena saya hanyalah orang islam yang dikit
sekali mengenal islam,

JC> demikian  opini  yg  bisa  disampaikan  oleh saya yg masih dangkal
JC> pengetahuannya.


JC> wassalam
JC> JC



 --=TerrY=--                            mailto:[EMAIL PROTECTED]



- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke