Sayangnya tidak semua insan pasti memiliki kesempatan atau berkah semacam itu,
bukankah selama ini kita hanya mengenal beberapa orang pilihan saja yg mengalami
proses pencarian keimanannya???
Lalu bagaimana dengan orang-orang yg tidak memiliki kesempatan itu..???

Juga dgn mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan Tuhan secara pribadi,
bagaimana jika dia tidak mengalami pencarian keimanannya... apa yg bisa dia
pertanggungjawabkan..??? jangan-jangan nanti malah dia yg menyalahkan Tuhan atas
dasar dirinya tidak mengalami proses pencarian keimanan, dgn kata lain, manusia
tsb tidak bertanggungjawab terhadap keadaan dirinya yg tidak beriman, semuanya
salah Tuhan... ???

ah, koq jadi rancu ya... ???


wassalam
JC


----- Original Message -----
From: "Suryanto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, August 14, 2000 5:36 PM
Subject: Re:[love] Hubungan beda agama

Tentunya si Anak akan punya hubungan pribadi sendiri dengan Tuhan pada
saatnya nanti, dimana pada usianya yang sudah matang tersebut Imannya
tersebut akan tumbuh dan matang  baik melalui pencarian maupun melalui
pengalaman raga dan batinnya sendiri.  Iman yang tumbuh bukan karena latar
belakang keluarga ata lingkungan.


Yakh tetap saja manusia, sebagaimana Tuhan memandang sama setiap manusia
dihadapanNya.  Dan pada saatnya setiap manusia tersebut di akhirat akan
mempertanggung jawabkan semua yang dilakukkan selama hidupnya secara
pribadi dengan Tuhan sendiri.  Bukan mempertanggung jawabkannya kepada
sesama manusia yang lain.

Salam



- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke