Ya, saya sangat setuju dengan Saudara Akwang Wu.

Ini adalah proses benchmarking, kalau memang ada yang lebih bagus, kenapa
kita tidak belajar dari mereka? Dan sudah tentu proses belajar ini tidak
terlepas dari membandingkan.

Terus soal agama yang tidak dipusingkan, hehe, saya juga seribu prosen
sependapat dengan Saudara Akwang Wu. Dalam kenyataan di lapangan, jarang
yang demikian. Ini juga yang menjadi pemikiran saya selama ini. Apakah
toleransi yang ditunjukkan insan Buddhis itu benar-benar membahagiakan orang
lain? Jiwa "universal" Buddhisme membuat mereka menoleh ke agama lain yang
lebih agresif dan kadang membawa ucapan "merendahkan" ajaran Buddha, yang
cilakanya justru kemudian membuat orang-orang ini malah ikut-ikutan
merendahkan Buddhis.

Ucapan saya bukan mengada. Keluarga saya sendiri mengatakan: Buddha itu
ajarannya bagus, tapi ia hanya seorang manusia biasa; hanya dalam Yesus baru
ada keselamatan; hanya Yesus yang menjamin keselamatan, dlsb. Apa umat
Buddha juga sudah seharusnya mengatakan: Tuhan agama Kristen itu tak lebih
hanya penguasa salah satu alam Dewa, yang notabene masih jauh di bawah
Buddha, bahkan sebenarnya juga menjadi murid Buddha; Alkitab Perjanjian Lama
itu ajarannya bagus, tapi tak lebih hanya merupakan kitab sejarah bangsa
Israel; Alkitab Perjanjian Baru itu ajarannya bagus, tapi sepersekian saja
dari ajaran luhur Buddha yang sudah mencakup ajaran cinta kasih Yesus, yang
notabene juga kurang sinkron dengan ajaran Perjanjian Lama, kalau tidak,
kenapa orang Yahudi sampai saat ini tetap tidak menerima Yesus sebagai
Messias?

Maaf, diskusi di atas hanya sekedar diskusi internal Buddhis, juga bukan
upaya membalas untuk konfrontasi terbuka, tetapi tak lebih hanya berpikir
bagaimana mencari solusi terbaik menghadapi "hujatan" oknum dari agama
lain.

Terakhir, sekali lagi, bukan menyinggung ataupun membandingkan, tapi
demikianlah yang terjadi di lapangan, dan kita umat Buddha harus berani
menjernihkan ucapan yang kurang bertanggung jawab, demi kebahagiaan semua
makhluk.


On 5/5/06, Akwang Wu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ini hal yang bagus, jikalau seseorang mengerti ke-Universalan akan
> kebajikan, dunia ini akan menjadi indah.
>
> Seberapakah banyaknya orang seperti ini?
>
> Sangat disayangkan dalam realita kehidupan, sangat jarang ditemukan yang
> demikian.
>
> Dalam diskusi ini bukan membandingkan, tetapi bagaimana cara mengemas
> Dhamma
> menjadi lebih modern, lebih humanisme, pendekatan sosiologi dan psikologi,
> sehingga alangkah indahnya bila selalu kita mendengarkan:
> Semoga semua makhluk hidup berbahagia.
>
> Masukan yang bagus.
>
> Salam Metta selalu,
> Akwang
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
> Of
> kalyana vhrdn
> Sent: Friday, May 05, 2006 9:56 AM
> To: [email protected]
> Subject: Fwd: RE: [MABINDO] FW: [Dealer Komputer] Doa Penyembuhan
>
> Mohon maaf sebelumnya apabila ada kekeliruan dari email saya ini.
>
> Pembahasan yang menarik. Namun saya sering bertanya dalam hati, mengapa
> agama KXXXXXX -yang kebetulan juga agama saya- yang diperbandingkan?
> Menurut pandangan pribadi saya, agama apapun yang kita anut bukanlah hal
> yang perlu ' dipusingkan'. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalani
> dan mengisi hidup kita dengan hal hal yang positif dan bermanfaat bagi
> banyak orang.
>
> Asalkan dia bisa menjalani hidupnya dengan baik dan bermanfaat dengan
> menganut agama yang dijalaninya sekarang, untuk apa kita 'pusingkan' ?
>
> Menurut saya pribadi,kurang bijak rasanya membandingkan satu dengan yang
> lain. Buat saya yang terbaik adalah selalu berkaca pada cermin di depan
> kita
> dan bertanya "Apa yang sudah saya lakukan selama ini demi kebajikan?" dan
> senantiasa melatih diri kita dengan menanam bibit kebajikan di setiap
> kesempatan dan dimanapun kita berdiri.
> Mari kita BERJUANG SETIAP DETIK DEMI KEBAJIKAN.
>
>
> Semoga semua mahluk berbahagia.
>
> Salam,
> Karly
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **




SPONSORED LINKS
Buddha Buddhism Buddhism religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke