Liao Fan : Kita semua harus mengetahui dan memahami hal ini. Apakah yang 
dimaksud dengan "kebaikan setengah hati dan kebaikan sepenuh hati"? I Ching, 
Kitab tentang perubahan mengatakan .....

Narator : " Orang yang tidak melakukan perbuatan baik tidak akan mendapatkan 
nasib baik. Sebaliknya, orang yang tidak melakukan perbuatan jahat tidak akan 
mendapatkan kesengsaraan."

Liao Fan : Kumpulan dari perbuatan baik dan jahat sangat menentukan masa depan 
kita. Jika kita rajin berbuat baik, maka itu seperti mengumpulkan barang dalam 
kotak penyimpanan. Jika kita rajin, kotak tersebut akan cepat penuh dan kita 
akan mendapat imbalan berupa nasib baik. Jika bersemangat dan rajin 
mengumpulkan kejahatan, maka kotak penyimpanan perbuatan jahat kita akan cepat 
penuh dan malapetaka segera terjadi.

Jika kita agak malas dalam mengumpulkan kebaikan maupun perbuatan jahat, maka 
kotak penyimpanan hanya akan terisi setengahnya saja dan tidak ada nasib baik 
maupun malapetaka yang cepat menghampiri kita. Inilah penjelasan dari kebaikan 
yang sepenuh hati dan kebaikan yang setengah hati.

Pernah ada seorang perempuan miskin yang pergi mengunjungi vihara
Buddha dan bermaksud untuk memberikan sumbangan. Tetapi, dia begitu
miskin sehingga hanya mempunyai dua sen tetapi dia tetap
memberikannya kepada seorang bhiksu.

Yang mengejutkan perempuan tersebut, kepala bhiksu vihara itu
sendiri yang menghampiri dan membantunya melakukan penyesalan atas
pelanggaran-pelanggaran di masa lalu dan mempersembahkan jasa-jasa
baiknya di depan patung Buddha.

Di kemudian hari, perempuan itu terpilih untuk masuk ke istana
kaisar dan menjadi selir kaisar. Dengan berpakaian bagus dan mahal,
perempuan itu kembali pergi ke vihara Buddha yang dulu untuk
melakukan sumbangan, kali ini dengan membawa ribuan uang perak. Yang
mengecutkan hatinya, kepala bhiksu hanya mengutus seorang bhiksu
untuk membantunya mempersembahkan jasa-jasa baiknya. Perempuan itu
tidak mengerti dan bertanya kepada kepala bhiksu tersebut ...

Perempuan : Dahulu saya hanya menyumbangkan dua sen, tetapi Guru
sendiri membantu saya menyatakan rasa penyesalan. Hari ini saya
datang dengan membawa banyak uang untuk disumbangkan tetapi Guru
tidak membantu saya melakukan persembahan. Mengapa ?

Kepala Bhiksu : Walaupun Jumlah uang yang Anda berikan di masa lalu
sedikit, itu diberikan dengan hati yang murni dan tulus, karena itu
perlu bagi saya membalas ketulusan hatimu dan membantu melakukan
persembahan. Hari ini, walaupun sumbanganmu banyak, keikhlasan hati
dalam memberi tidaklah semurni dan setulus pemberian sebelumnya.
Oleh karena itu sumbangan tersebut tepat dan cukup dibantu oleh
murid saya.

Liao Fan : Ini dalah contoh bagaimana ribuan uang perak hanya dianggap 
kebajikan setengah hati dan uang dua sen sebagai kebaikan
sepenuh hati.

( Halaman : 92 - 94 " Buku Empat ajaran Liao Fan" )

Kirim email ke