ada yg nulis ini di satu forum, ttg buudha bar.........
.........................
Tapi... saya juga mendukung cara penyelesaian yang Buddhis pula dalam arti...
semua usaha dalam bentuk protes, demo, ataupun kritik, mari dilakukan dengan
cara2 yang damai dan bijaksana. Bijaksana bukan berarti harus selalu lemah
lembut lho tapi bisa seperti salah satu cerita dari Ajahn Brahm, tentang ular
berbisa yang ganas dan tadinya ditakuti orang2, tapi setelah menjadi Buddhis,
ular itu jadi sadar kalau membunuh itu tidak baik ular itu jadi gak mau
menggigit orang lagi. Tapi melihat ular itu jadi "lemah lembut", orang2 malah
jadi berani mengganggu dan mempermainkannya. Ular itu jadi putus asa dan
berpikir "andai saja saya boleh menggigit, pasti ceritanya akan lain". Waktu
ular itu berkonsultasi dengan ular tua yang bijaksana, ular tua itu berkata,
"kamu bodoh ... memang menjaga sila itu penting dan kita tidak boleh menggigit
manusia, tapi ga ada yang melarangmu untuk mendesis kan?
[Non-text portions of this message have been removed]