Namo Buddhaya, 
Berikut update terkini penggalangan dana untuk Tian hingga 22 April 2009 pukul 
16.00 WIB. 
Mohon memeriksa kembali list berikut. Jika ada ketidakcocokan mohon dapat 
menghubungi saya atau bro Edi Sugino. 

++++++++++++ ++++ 

16/Apr/2009        Dana dariToni         200,000 
16/Apr/2009        Dana dariJuniawati         150,008 
16/Apr/2009        Dana dari 魏信女         300,000 
16/Apr/2009        Dana dari Vera Jessice         100,000 
16/Apr/2009        Dana dari Philippe & Aaron Dharmawani         100,008 
17/Apr/2009        Dana dari Lusie Tan         20,009 
17/Apr/2009        Dana dari Adhitya Dharma         50,000 
17/Apr/2009        Dana dari MT         50,000 
17/Apr/2009        Dana dari Henry S & Vera         108,000 
17/Apr/2009        Dana dari Hendra Wijana         300,000 
17/Apr/2009        Dana dari Agus Salim         100,088 
17/Apr/2009        Dana dari Kasman         100,008 
20/Apr/2009        Dana dari Adiharto Salim SE         500,000 
20/Apr/2009        Dana dari Amin Untario         300,000 
20/Apr/2009        Dana dari Nety Natalia         100,000 
20/Apr/2009        Dana dari XYZ         500,000 
20/Apr/2009        Dana dari Ilphin         100,000 
20/Apr/2009        Dana a.n. Sumber Rusi Handono Alm.         100,000 
20/Apr/2009        Dana dari 佛弟子         200,000 
20/Apr/2009        Dana dari Hendra          50,008 
20/Apr/2009        Dana dari Yunike Swanny         100,001 
21/Apr/2009        Dana dari Yudhi Wirawan Ho         200,048 
21/Apr/2009        Dana dari Jhon Talim         100,000 
21/Apr/2009        Dana dari 佛弟子         50,000 
21/Apr/2009        Dana dari Toni Kie         100,008 
21/Apr/2009        Dana dari 佛弟子         100,007 
21/Apr/2009        Dana dari LB         1,000,000 
21/Apr/2009        Dana dari Then Cun Lang         100,000 
21/Apr/2009        Dana dari Romo Kusalo         150,000 
21/Apr/2009        Dana dari Adhigunadharo         350,000 
22/Apr/2009        Dana dari Nicky - Meli         200,000 
22/Apr/2009        Dana dari Tjhia Jhohan         100,000 
22/Apr/2009        Dana dari Toga         100,000 

Total per 22 April 2009 pukul 16.00         Rp.6.078.193 

++++++++++++ ++++++++ 

Libur panjang pemilu legislatif kemaren saya gunakan untuk mendatangi beberapa 
tempat mengunjungi beberapa orang. Karena awal minggu ini saya ada audit ISO 
9001:2000, saya baru sempat share sekarang.Yang pertama hari Kamis, bersama
 seorang teman (Deny) yang merupakan aktivis di sebuah LSM (Lembaga Swadaya 
Masyarakat) saya melawat seorang penderita HIV+ di Mojokerto. 

Sebut saja namanya AD, berusia 26 tahun. AD diketahui menderita HIV+ sejak 
sekitar 1 tahun terakhir ini. Diyakini AD mendapatkan virus HIV melalui 
hubungan sex sejenis yang bebas, karena dari penjelasan teman saya, AD adalah 
seorang gay yang menurut pengakuannya sendiri suka gonta-ganti 
pasangan.Kunjungan ke AD ini adalah sebagai lanjutan dari permintaan teman saya 
ini yang beberapa waktu lalu kesulitan mendapatkan obat untuk AD, karena LSM 
hanya menyediakan akses untuk mendapatkan obat anti retroviral (ARV). ARV bisa 
didapatkan secara gratis lewat prosedur tertentu, namun untuk obat-obat lain 
yang terkait komplikasi harus dibeli sendiri. 

Saat itu, sekitar semingguan lalu, teman saya menghubungi saya per telpon 
karena kesulitan untuk menebus obat antibiotik paru-paru untuk AD. Saat itu 
beberapa teman
 milis yang saya hubungi via sms langsung memberikan respon dan bantuan. 
Anumodana.Kasus AD ini memang bukan kasus yang saya tangani, namun ini 
merupakan pengalaman pertama saya berinteraksi dengan penderita HIV+. Agak 
bingung dan kikuk juga. Semisal ketika bertemu, walau AD (tampak fisik) sehat 
walafiat, maksudnya tidak sedang terbaring tak berdaya di tempat tidur, ada 
rasa was-was ketika bersalaman. Walau saya tahu bahwa penularan tidak bisa 
terjadi hanya dengan bersalaman. Kemudian, ketika ngobrol, apakah boleh 
merokok? Apakah asap rokok tidak akan menyebabkan menurunnya kekebalan 
tubuhnya? Bingung juga. Akhirnya ya bertahan saja. 

Pembicaraan juga sebisa mungkin tidak menyinggung hal-hal yang berhubungan 
dengan kehidupannya dan dengan status yang disandangnya.Yang kedua, hari Jumat, 
kembali diajak Deny untuk melayat (kali ini bukan melawat, tapi melayat) 
seorang penderita HIV AIDS di Surabaya yang meninggal pada jumat dini hari. 
Sebut saja R.
 Saya tidak tahu banyak tentang R. Yang saya dengar dari temanku adalah bahwa R 
berprofesi sebagai pekerja sex yang menjual jasanya baik untuk laki-laki maupun 
perempuan. Dalam perspektif penanggulangan penyebaran HIV AIDS, R merupakan 
subyek yang paling berperan dalam menularkan HIV AIDS. R meninggal dalam 
kondisi yang cukup menggenaskan karena tubuhnya kurus kering digerogoti oleh 
penyakit-penyakit oportunistik yang muncul karena hancurnya kekebalan tubuhnya.

Malamnya saya menuju pinggiran Ngawi, Jawa Timur, pas berbatasan dengan Blora, 
Jawa Tengah. Sabtu pagi saya sudah sampai di tujuan. Kali ini dengan Yoga, 
sahabat baik saya yang sudah saya kenal sejak 11 tahun lalu. Yoga berasal dari 
Purwodadi, Jawa Tengah tapi sudah lama menetap di Surabaya. Yoga juga aktif di 
klub motor di Surabaya.Ngawi boleh dikatakan merupakan perjalanan terjauh yang 
pernah saya tempuh dengan menggunakan sepeda motor. 

Tujuan ke Ngawi kali ini selain mengisi
 liburan pemilu, mengukur kemampuan berkendara jauh, dan sekaligus untuk 
melihat menjeguk seorang penderita kanker nasofaring (nasopharyngeal- 
carcinoma) . Namanya Tian, usianya 21 tahun. Ayahnya bekerja sebagai tukang 
pijat, sedang ibunya berjualan bubur.Kondisi Tian cukup memprihatinkan karena 
badannya kurus dan sering secara tiba-tiba mengalami mimisan (keluar darah dari 
hidung). Seperti halnya ketika ngobrol dengan kami di halaman depan rumah, 
tiba-tiba keluar darah segar dari hidungnya. Saya sempat panik. Tapi Tian sudah 
cukup tenang menghadapi hal tersebut. Dia hanya minta diambilkan kapas untuk 
menyumbat lubang hidungnya sebentar.

Menurut penuturannya, awalnya sekitar setahun lalu dia mengalami mimisan, waktu 
itu dikiranya hanya mimisan biasa karena panas dalam, namun kemudian mimisan 
itu sering terjadi, hingga akhirnya dia sempat diperiksakan orang tuanya ke 
rumah sakit. Pemeriksaan menemukan bahwa Tian menderita kanker nasofaring 
stadium
 satu dan sempat diinapkan di rumah sakit beberapa lama. Namun akhirnya 
pengobatan dan perawatan tidak diteruskan karena orang tuanya tidak mampu 
membiayainya. Hanya kadang jika sakitnya cukup buruk, Tian dilarikan ke rumah 
sakit, lalu setelahnya dibawa pulang lagi. Itu pun sangat membebani orang 
tuanya karena jarak ke kota yang cukup jauh. Para pemeriksaan terakhir 
diketahui bahwa kankernya pada stadium dua. Dokter menganjurkan untuk melakukan 
operasi dan terapi radiasi atau terapi kimia (khemoterapi) , namun hal itu 
nampaknya tidak memungkinkan.Informasi dari ibunya Tian, oleh rumah sakit 
diperkirakan biaya operasi mencapai 30 jutaan dan operasi tidak bisa dilakukan 
di rumah sakit di Ngawi karena tidak memadai untuk melakukan operasi nasofaring 
yang beresiko tinggi karena pada bagian kepala. Minimal harus dirujuk ke rumah 
sakit di Madiun.

Mengingat usia Tian yang masih cukup muda dan kemungkinan sembuh yang walau 
hanya 50-50, saya cukup tergerak
 untuk membantu mencarikan dana untuk keperluan pengobatan Tian. Orang tua Tian 
juga saya minta untuk mengusahakan dana tambahan dari sumber lain, dari siapa 
saja, dari mana saja. Dan untuk menguruskan surat keterangan tidak mampu untuk 
mendapatkan keringanan biaya pengobatan dari rumah sakit. Kalau bisa 
mendapatkan keringanan 50% dari rumah sakit sudah akan sangat membantu.

Dalam minggu-minggu menjelang Waisak 2553BE, saya mengajak para rekan sekalian 
untuk membantu kasus ini. Sekecil apapun dana parami yang diberikan akan 
memberi nilai besar untuk menolong Tian. Karena sulitnya komunikasi di daerah 
terpencil tersebut, saya berjanji pada Tian bahwa saya akan kembali ke 
tempatnya paling lambat pada Sabtu, 9 Mei 2009 (bertepatan dengan libur 
Waisak), karenanya penggalangan ini akan ditutup paling lambat pada 8 Mei 2009.

Bagi yang ingin berdana, seperti biasa dana bisa dikumpulkan via account bro 
Edi Sugino.

Bank International
 Indonesia (BII) 
Ac. 1174113160 
An. Edi Sugino

Bank Central Asia (BCA) 
Ac. 5270348523 
An. Edi Sugino

Jika mentransfer dana bantuan, mohon menginformasikan pada saya atau bro Edi 
Sugino, bisa via email maupun via sms (karena account-account tersebut juga 
digunakan untuk penggalangan bantuan-bantuan lainnya)

abin: abin_a...@app. co.id (085746138868) 
edi sugino: edi_sug...@app. co.id (081513001808) 

Mettacettana, 
Abin Nagasena 

       Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke