KOROWELANG

    Untuk menuju Korowelang, kami mengarah ke barat ke kota Kendal.
Dari sana nanti kita mengarah ke utara ke perkampungan nelayan, saya
lupa namanya. Karena baru akan ke sana pukul 4 dini hari nanti, 'tim
wong edan' menginap di Mutiara, sebuah hotel kecil yg lumayan
digunakan sebagai tempat istirahat tidur malam ini. Selain cepek
setelah mancing bandeng juga karena capek menelusuri Simpang Lima yg
minuman STMJ-nya seharga 6 rb rph pergelasnya, padahal nggak pake
nyolek lho !?!! Sebelum tidur rekan Oy menyiapkan rangkaian pancing
untuk mancing ikan talang-talang besok pagi.
    Jam 4 subuh kami start, mampir ke pasar beli perbekalan makanan.
Sampai di lokasi sekitar 5.30. Di sini kami membeli umpan berupa udang
putih hidup. Supaya tetap hidup, udang tersebut ditempatkan di wadah
berisi air dan dipasangi aerator bertenaga betere.
    Dengan menggunakan dua perahu menjadikan tim ini terbagi dua, satu
kapal berisi Soni sbg team leader, Opa Greg, Kiki dan Pak Manto
(sopir) dimana tim akan memakai teknik jigging dgn umpan model jig,
hanya saja setelah dilempar kemudian di retrieve (digulung kenurnya)
secara cepat mengingat area karangnya sangat dangkal (very shallow),
di kapal lain dipimpin Oy ada Irwin, Heri dan saya.  Yang akan ngoncer
pakai udang hidup. Perjalanan dari pemberangkatan perahu memakan waktu
sekitar 40 menit untuk sampai di korowelang hotspot. Tempat yg
ditandai tiang besi miring itu merupakan hamparan karang luas yg
kedalamannya sangat dangkal. Penghuninya berupa ikan-ikan karang, kue,
talang-talang, baronang dan banyak lagi macamnya. Di sana kami jumpai
pemancing lokal yang telah lebih dulu mancing dengan menggunakan
teknik cast and retrieve pakai jig. Tim Soni, Opa dan Kiki juga
mencoba teknik ini, namun belum menghasilkan ikan. Sementara tim Oy yg
pakai udang mulai pesimis karena arus saat itu lemah. Pada arus lemah
begini, umpan kami otomatis akan tenggelam dan disikat ikan karang
kecil yg ribuan jumlahnya.
    Benar saja, Tim Oy kewalahan diserbu semedar yg oleh kita dikenal
sebagai baronang (rabbit fish), di tim Soni justru sang sopir yang
kebagian untung umpannya berupa udang putih hidup disambar
talang-talang. Hanya saja team leader-nya taking advantage alias
mengambil keuntungan. Dengan alasan si sopir nggak terbiasa mengajar
ikan, beliau mengambil alih mengajar talang-talang tersebut (Son
rupanya sampean butuh cadangan tangan saja ya) hingga berhasil
dinaikkan ke perahu. Walaupun sudah berkata, nanti kalau umpan
disambar biar pak Manto saja yang ngajar, tapi janji tinggal janji,
reel calcuta yang dipasang dijoran yg dipakai pak Manto kembali
dilarikan Talang-talang, lagi-lagi team leader ambil keuntungan dengan
mengambil alih mengajar ikan, tapi kali ini keuntungan buat
Talang-talang pada saat pengoperan joran, kenur menjadi kendor hingga
ikannya terlepas. Jig tim Soni kurang ampuh, padahal pemancing lokal
yang pakai jig tadi, telah berhasil mendaratkan 4 ekor Talang-talang.
    Kemenangan justru ada di tim Oy, sambil bermalas-malasan rekan
Irwin memegang jorannya. Tiba-tiba ril menjerit kencang, strike ! di
ujung kenur tampak seekor Queenfish (talang-talang) melompat ke udara
berusaha melepas sangkutan kail di mulutnya. Photographer sibuk
mengabadikan momen tersebut, Irwin malah membiarkan ikan kembali
melompat-lompat ke udara, biar bisa di foto. Ikan dengan mudah dapat
diserok dan diangkat ke perahu. Saya nggak tahu apakah ikan itu
beruntung atau sial karena sebentar saja jadi model cantik yg dijepret
berkali-kali oleh kamera. Jelas tim Oy menang menang krn ukuran
Talang-talangnya lebih besar dari perolehan tim Soni.
    Arus malah menjadi mati dan perahu jaring kian ganas mengganggu
lokasi, akhirnya tim Soni putar haluan membeli teri dan mancing lagi.
Mereka panen selar, saya tetap bilang itu kue krn ukurannya selarnya
lebih besar bahkan ada yg setengah kiloan. Tim Oy coba-coba ikutan
beli teri, namun saat chumming (nge-bom) pakai teri justru rombongan
semedar (baronang) yg memakannya, segera rangkaian kami ganti dengan
mata kail kecil, kami panen baronang. Lumayan, baronang di sini
tarikannya melebihi baronang dermaga (pinggiran) pada ukuran tubuh
yang sama. Bahkan sempat memutuskan kenur yang kecil, mungkin karena
gentakan saya yg kasar masih bergaya empang.
    Sehabis makan siang, perut terasa kenyang, akibatnya rekan Heri
justru chumming pake umpan yg berasal dr perutnya sendiri. Oy sempat
ngomel karena yang mengapung bukan lonjoran seperti pisang tapi yang
berceceran membuat air laut menjadi kuning. Sayang momen ini nggak
sempat diabadikan. (Sorry, Her ! kata pak Greg kalau ampas loe punya
nggak bisa di rem tandanya liangnya sudah 'poh'). Sambil menunggu
arus, kenyangnya perut juga membuat pemancing tumbang alias ngantuk
dan ketiduran.
    Saat terbangun arus masih jelek, tapi joran yg sedari tadi saya
biarkan, tiba-tiba menjerit ril-nya. Saya ambil joran tsb dan
mengencangkan drag, ikan melompat, seekor cendro tertancap kail,
berusaha terus melompat-lompat. Kalau kata orang Gombong ini cendro
cacing krn ukurannya cuma sekilo-an. Arus sempat bagus sesaat, sayang
kami kurang beruntung, padahal pemancing lokal lainnya yg nimbrung di
lokasi itu berhasil menaikkan beberapa talang-talang.
    Jadi diputuskan untuk kembali saja ke pemberangkatan perahu untuk
bakar ikan. Perapian sudah menyala, kayu bakar dimakan api besar.
Tanpa dicuci dan dibuangi isi perutnya, hasil tangkapan kami hari itu
dilemparkan keonggokan api, namun rasa ikan bakar itu, tetap saja
nikmat. Korowelang dapat sumbangan joran Speed milik Oy yg raib entah
ke mana.

tips:maudapatbanyakjanganlupabawatangancadangan




---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke