Nah, ini saya setuju, seperti sudah saya tegaskan beberapa kali dalam diskusi 
ini. Mewajibkan atau melarang orang berpakaian dengan cara tertentu di luar 
kehendak orang itu adalah tindakan represif. Jika perempuan WN Belanda yang 
pakai burqa itu terpaksa pakai burqa akibat paksaan dan jika tak patuh maka dia 
disiksa, maka hukum wajib melindunginya dan menindak pelaku kekejaman. Tapi, 
bagaimana dengan mereka yang pakai burqa atas pilihan dan kesadaran sendiri?

Ingat lho, kita masih bicara perempuan berburqa di negeri Belanda, bukan di 
Afghanistan.

manneke


-----Original Message-----

> Date: Fri Nov 24 01:16:40 PST 2006
> From: "Sato Sakaki" <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [mediacare] Re: Afganistan - Tindakan Belanda Melarang Burqa 
> Sangat Tepat
> To: [email protected]
>
> Saya adalah pendukung kebebasan berpakaian apa saja,
> terbuka atau tertutup. Tetapi perintah wajib untuk
> ber-burqa, wajib ber-abaya dan wajib jilbab, itu saya
> melihatnya sebagai penindasan dan pengerangkengan
> sewenang-wenang terhadap perempuan. 
> 
> Saya yakin kalau perempuan Afganistan dibebaskan penuh
> untuk memilih, mereka akan memilih tidak memakai
> burqa. 
> Kalau sekarang ini masih ada yang memakai burqa itu
> disebabkan banyak yang sadar Taliban dan zealot wahabi
> lain seperti mereka belum sepenuhnya enyah dari
> Afganistan. Bukan hanya di kampung-kampung pedalaman
> tetapi juga di kota. Jadi mereka masih rentan terhadap
> kemungkinan "diberi ganjaran" seperti disirami asam
> kimia sehingga hancur mukanya. Yang cantik masih takut
> diculik karena bisa di-cap "kafir" dan "halal
> diperkosa". 
> 
> --- manneke <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > 
> > Jika burqa dipakai karena paksaan, maka si pemaksa
> > layak ditindak dan si pemakai berhak memilih apakah
> > dia ingin memakai burqa itu atau tidak. Ini beda
> > dengan orang mau pakai burqa tapi dilarang negara.
> > Mari kembali ke inti persoalan, supaya nggak
> > ngelantur kesana kemari.
> > 
> > Saya tak pernah dengar soal prajurit Taliban memakai
> > burqa untuk menyembunyikan senjata, tapi saya tahu
> > dalam perjuangan kemerdekaan Aljazair dari Prancis
> > dulu, wanita berjilbab banyak berperan dalam
> > menyelundupkan suplai senjata melewati check point
> > untuk diserahkan kepada para pejuang kemerdekaan.
> > 
> > Hingga kini, meski burqa tak lagi dipaksakan seketat
> > dulu di Afghanistan, masih banyak kok wanita Afghan
> > yang tetap mau pakai burqa, dan mereka tak segan
> > duduk atau jalan bersama wanita lain yang tak
> > berburqa.
> > 
> > Tapi, saya belum pernah dengar ada teroris keluyuran
> > di jalan raya Amssterdam bawa bom di balik burqa.
> > 
> > manneke
> > 
> > 
> > -----Original Message-----
> > 
> > > Date: Tue Nov 21 08:43:30 PST 2006
> > > From: "Sato Sakaki" <[EMAIL PROTECTED]>
> > > Subject: [mediacare] Afganistan - Tindakan Belanda
> > Melarang Burqa Sangat Tepat
> > > To: [email protected]
> > >
> > > Burqa adalah pakaian yang bukan hanya menutup
> > seluruh
> > > badan, tetapi juga wajah. Matapun tak kelihatan.
> > > Mengerikan dan konon sangat menyiksa pemakainya.
> > Dan
> > > sebenarnya tak bisa diketahui pasti apakah yang
> > > mengenakan burqa memang perempuan ataukah
> > laki-laki
> > > yang menyamar sebagai perempuan. Dalam perang
> > > Afganistan, laki-laki yang memakai burqa
> > > menyembunyikan AK-47 bahkan pelontar granat roket
> > > (RPG) dalam burqanya.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Web:
> > http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
> > 
> > Klik: 
> > 
> > http://mediacare.blogspot.com
> > 
> > atau
> > 
> > www.mediacare.biz
> > 
> > Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >  
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> 
>  
> ____________________________________________________________________________________
> Do you Yahoo!?
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
> http://new.mail.yahoo.com
>

Kirim email ke