http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2006/11/25/brk,20061125-88451,id.html
Tjahjo: Penetapan Bencana Sudah Terlambat Sabtu, 25 November 2006 | 20:25 WIB TEMPO Interaktif, Solo : Penetapan kasus lumpur panas Sidoharjo sebagai bencana alam dinilai oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo sudah sangat terlambat. Akibatnya penanganannya tidak maksimal karena hanya dibebankan kepada PT Lapindo Brantas semata. Padahal bila dari awal, pemerintah menetapkannya sebagai bencana maka dampak sosial yang timbul dari lumpur panas tidak akan separah saat ini, karena penanganannya akan lebih koordinatif. "Sudah sangat terlambat, mestinya dari dulu. Kenapa baru sekarang dinyatakan sebagai bencana," ujarnya, Sabtu (25/11). Menurut Tjahjo, apapun yang terjadi di Sidoarjo yang merasakan dampaknya adalah rakyat kecil. Karena itu sudah sepantasnya pemerintah melakukan tindakan untuk menyelamatkan rakyat. Tjahjo mengatakan karena keterlambatan penanganan pemerintah, dampak yang timbul sekarang ini jauh lebih besar. "Seharusnya dari dulu kalau mau menetapkan sebagai bencana nasional sehingga semua bisa cepat teratasi. Tapi pemerintah ketika itu malah mengeluarkan Keppres Nomor 13 Tahun 2006 tentang pembentukan Tim Nasional Penanggulangan Luapan Lumpur Lapindo," kata dia. Imron Rosyid
