Kita ini kadang-kadang paradoks, "kekeuh" ingin penegakan hukum tapi bicaranya 
ampun mengampuni. Urusan ampun-ampunan itu urusasan yang di Atas ajalah ... 
Hukum tetap harus di tegakkan. Meskipun pendeta, jenderal, pemulung, petani, 
kyai jika bersalah harus di hukum.
   
  Urusan mengampuni jika digunakan untuk menegakkan hukum malah memandulkan 
hukum itu sendiri. "Setitik darah yang mengalir harus di balas dengan aliran 
darah pula" itu baru adil, kemudian jika harus mengampuni itu urusan keyakinan 
individu terhadap Tuhan (Yang percaya adanya Tuhan). 
   
  Salam,
   
  Arya Sakti Timur
   
  

IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Quote:
"..
> Pengampunan itu, meski sulit, namun ketika diberikan dari hati yang tulus 
> dan ibadah, akan memberikan kemerdekaan yang besar bagi mereka yang 
> bersalah. 
.." 

Setiap kejahatan 'harus' diampuni? Ah yang bener, bos.. Kalo gitu emang enak
jadi penjahat.. berbuat apa saja, kan nanti diampuni orang lain.. maling duit 
negara, 
ah gapapa.. jual kekayaan alam dengan imbalan hidup enak (hanya buat segelintir 
orang), gak ada yang berani menuntut ini.. :-(

Saya lebih percaya bahwa yang namanya kejahataan itu seharusnya dihukum..
termasuk kejahatan membunuh.. artinya (keharusan) penegakan hukum sebenarnya
tidak bisa ditawar".. Sayangnya, antara ide dan realita kadang tidak sejalan.. 
:-P 

Namun (kembali ke pokok bahasan) kalau keluarga korban mau memaafkan (kesalahan 
yang dilakukan) pembunuh, Insya Allah jauh lebih baik (di sisi Tuhan)..
CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

  On 11/30/06, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:            > "abdi 
christ" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pengampunan itu bukan hal yang mudah. Karena pengampunan adalah 
> bukti bahwa seseorang juga telah diampuni dosanya oleh Tuhan, maka 
> ia pun harus mengampuni orang yang bersalah kepadanya. 
> Negri kita yang carut marut oleh berbagai kejahatan ini memerlukan
> banyak pengampunan. Pengampunan itu, meski sulit, namun ketika
> diberikan dari hati yang tulus dan ibadah, akan memberikan 
> kemerdekaan yang besar bagi mereka yang bersalah. 
> 

Kalo cuma mengampuni sih gampang, semua orang bisa mengampuni. Yang
susah itu kalo tidak mau mengampuninya, dan harus dibalas. Naaah hal
inilah yang susah, gimana mau membalasnya lawannya itu mayoritas dan
dilindungi hukum yaitu hukum syariah yang menghalalkan pembunuhan ini..

Sekali lagi, kalo cuma mengampuni gampang tak ada yang perlu dilakukan
cukup ngomong saja mengampuni beres sudah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




  




















On 11/29/06, Don Manurung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   Orangtua Siswi Kristiani 
yang Dipenggal Mengampuni Pembunuhnya
  
   
  Wednesday, Nov. 22, 2006 Posted: 2:54:58PM PST KRISTIANI POS
  
Para orangtua tiga siswi Kristiani yang dipenggal oleh militan Muslim di Poso, 
mengatakan 
mereka mengampuni pembunuh anak perempuan mereka dalam sebuah pertemuan dengan 
tiga militan dan orangtua mereka hari Minggu lalu. 




  

         

 
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

Kirim email ke