Note: forwarded message attached.
 
---------------------------------
Any questions?  Get answers on any topic at Yahoo! Answers. Try it now.
--- Begin Message ---
   Melihat makin ramainya di milis ini yang membahas mengenai poligami, yang 
diilhami oleh pernikahan kedua Aa Gym, saya tergelitik untuk berbagi mengenai 
sikap Aa Gym saat berita ini pertama muncul di media yang belum terekspose 
media.
  Sebenarnya, kabar pernikahan kedua Aa Gym di kalangan wartawan Bandung telah 
tersebar sejak bulan puasa lalu. Namun selain karena memang masih belum 
mendapat informasi yang akurat, ada juga temen yang menganggap bahwa hal itu 
tidak perlu disebarluaskan. Namun tidak sedikit juga temen wartawan (khususnya 
media lokal) yang sudah patah semangat, karena dipikir berita ini tidak mungkin 
turun di media mereka mengingat kedekatan ulama kondang ini dengan para 
petinggi media. Saya sendiri termasuk malas memberitakan hal yang berhubungan 
dengan ulama itu.
  Namun pada 30 November lalu, semua berubah. Saya yang kebetulan bekerja di 
media online, ditelepon oleh wapemred dan menanyakan kabar mengenai pernikahan 
kedua Aa Gym ini. Dia sedikit kaget dan juga kecewa ketika saya katakan sudah 
mengetahuinya jauh-jauh hari. Pada hari itu juga saya diminta menelurusi kasus 
ini.
  Beruntunglah siang itu juga ada narasumber yang mau membeo tentang pernikahan 
kedua aa gym ini. Namun dia meminta identitasnya tidak disebutkan. Karena dia 
menyebut salah satu ulama di Bandung yaitu Miftah Faridl terkait dalam kasus 
ini, saya pun langsung menghubunginya melalui telepon. 
  Setelah berbicara dengan beberapa rekan, mereka menilai laporan ini sudah 
bisa turun. Akhirnya berita pertama tentang pernikahan Aa Gym dengan judul “Aa 
Gym menikah, ucapan selamat mengalir” turun siang itu. 
  Setelah itu saya pergi ke komplek DT yang berada di Gerlong untuk mencari 
kediaman rumah Rini, istri kedua aa Gym. Berbekal dengan alamat yang berikan 
oleh sumber saya itu, akhirnya rumah istri kedua aa gym pun saya temukan. 
Ketika saya datang (Saat itu saya sendirian karena temen2 wartawan lain masih 
belum berminat ikut isu ini), seorang laki-laki paruh baya sedang duduk di 
teras rumah.
  Setelah menunggu hampir 20 menit, akhirnya Rini muncul juga. Pertama saat dia 
keluar, saya kaget juga dan mengagumi kecantikannya. Ketika saya mencoba basa 
basi, dia langsung memotong dan mengatakan bahwa dirinya tahu kalau saya akan 
konfirmasi mengenai berita yang turun di detikcom. Namun meski dibujuk dengan 
perkataan yang saya rasa tidak kasar, dia menolak memberi keterangan. “Coba 
hubungi humas DT dan aa saja langsung, mereka sudah menunggu,” ujar Rini. 
  Melihat gelagatnya dan mendengar apa yang dia sampaikan, saya yakin kalau 
perempuan berkerudung pink ini benar ada hubunganya dengan aa gym. Saya 
melaporkan ke kantor sekitar pukul 16.00, namun untuk benar-benar memastikan 
kebenaran ini, saya dan jakarta bersepakat tidak akan diturunkan dulu sebelum 
mendapat konfirmasi dari aa gym atau humas DT.
  Ingat perkataan Rini, jika kedatangan saya ditunggu Aa Gym. Terus terang, 
saya agak khawatir juga jika harus sendirian. Saya pikir meskipun berita ini 
benar, Aa Gym pasti akan marah besar pada saya. Apalagi jika berita ini salah. 
(Tp saat itu saya yakin isu ini benar dan Alhamdulillah ternyata memang benar 
:) ). Akhirnya saya memutuskan untuk menelepon teman.
  Beruntunglah ternyata teman wartawan Tribun Jabar juga disuruh follow up 
kasus ini oleh kantornya. Akhirnya kami berdua bersepakat untuk mendatangi aa 
gym bersama-sama. Ketika kami sampai ke kediamannya, ajudannya mengatakan bahwa 
aa gym sedang rapat dan kami disuruh menunggu. Setelah menunggu hampir sejam, 
ajudan itu kembali bilang bahwa kami harus menghubungi humas DT karena semua 
diserahkan kepada Humas.
  Dari humas kami mendapat informasi jika sore itu aa tidak bisa memberi 
keterangan karena mempersiapkan pengajian. Humas itu juga mengaku, jika rapat 
yg tadi berlangsung adalah membahas berita yang turun di detik. Dia juga 
mengatakan aa akan mencari waktu yang tepat untuk berbicara kepada media. Terus 
terang kami tidak puas, akhirnya kami memutuskan untuk menunggu aa hingga 
pengajian selesai digelar yaitu pukul 21.00.
  Saat menunggu, saya mendapat kabar jika kawan dari tribun (bukan yg sedang 
bersama saya) telah mendapatkan konfirmasi dari adik kandung aa gym yang 
membenarkan adanya pernikahan kedua aa gym ini. Kami makin semangat untuk 
meminta konfirmasi dari aa gym.
  Sekitar pukul 21.10, aa akhirnya keluar dari masjid dengan mengenakan sepeda 
listrik dengan diikuti beberapa ajudan yang berlarian di belakangnya. Serta 
tatapan ribuan kekaguman dari jamaah. Lantas setengah berlari saya dekati aa 
dan langsung memperkenalkan diri serta meminta waktu. Di luar dugaan saya, aa 
mengangguk dan melambaikan tangan ke arah kami agar mendekat.
  Tepat di parkiran depan rumahnya, dengan posisi aa yang masih duduk di sepeda 
dan kami berdua berdiri di hadapannya, Aa “menceramahi” kami berdua. Puluhan 
jamaah yang akan mendekat untuk meminta difoto dengan aa diminta untuk mundur 
dahulu. Setelah sekitar 10 menit, kemudian aa berfoto dulu dengan penggemarnya 
lalu kemudian memanggil lagi kami berdua di teras rumahnya. Sekitar 40 menit 
kami diceramahi.
  Dengan suara pelan namun penuh penekanan dia mulai berbicara : (Saya lupa 
tidak menyalakan rekaman saya karena dia bilang off the record. Namun itu 
disayangkan oleh teman2. Menurutnya minimal mereka bisa mendengar langsung apa 
yg diomongin aa gym, hehe gosip bgt ya. Hingga saya menulis ini di bawah ini yg 
saya ingat):
  
 Aa Gym
    Apa salah aa dengan detik? Kenapa detik begitu tega menghancurkan aa? Apa 
salah saya pada detik? Kenapa tidak datang dulu ke aa untuk meminta ijin berita 
ini turun? Siapa di detik yang memutuskan berita ini turun? Kode etiknya kan 
harus minta ijin dulu baru berita turun..

    Aa minta bagaimana caranya berita ini terhenti. Karena detik yang memulai, 
detik juga yang harus mengakhiri. Kalau besok-besok media pada datang, ini 
gara-gara detik!
 Siapa di detik yang memutuskan berita ini turun? siapa pemimpinnya? minta 
teleponnya, nnati aa telepon. Tribun juga mau menurunkan? aa telepon nanti 
teeeeeeeeeeet (salah satu petinggi di tribun. dan ternyata aa benar menelepon, 
sehingga rencana berita yg jadi headline jadi hanya berita biasa di halaman 
pertama).
 Aa belum pernah dihujat dan dihina orang seperti ini. Setelah berita muncul di 
detik, ratusan sms aa terima yang isinya berupa kecaman. Puas melihat aa 
menderita seperti ini? Keluarga aa sedih, anak-anak aa dihina di sekolahnya 
karena punya ibu tiri, teh ninih menangis. Hah. Kenapa ga bilang dulu pada aa?
 Aa juga mau bilang kok ke publik, tapi nanti setelah istri aa, anak aa, semua 
sudah bisa menerima. Aa itu sedang mencari waktu yang tepat. Aa ingin 
pernikahan aa ini menjadi media dakwah. Nanti jika semuanya sudah siap, saya, 
istri aa, dan anak-anak aa akan bicara pada media tp dengan suasana yang sudah 
bagus. Semua tersenyum. Tidak seperti ini, aa seperti ditikam dari belakang.
      Puas melihat keluarga aa menderita? Aa heran kenapa masih ada orang yang 
mengais rezeki dari penderitaan keluarga aa. Dek, takut pada Allah. Dosa 
menyakiti hati ulama...
 Saya tahu ketika detikcom datang ke rumah Rini, karena Rini SMS aa. saya 
bilang suruh langsung menghadap saya kalau berani. Saya tunggu-tunggu dari sore 
kok datang-datang. Kalau berani, langsung hadapi aa...
 Sejak detik datang, Rini terus menangis. Saya sudah ga bisa hubungin dia lagi. 
Puas melihat penderitaan keluarga aa? Dek, ibu rini itu sedang stroke. Ibu saya 
juga menangis mendengar ini.
 Dek, takut pada Allah. pasti orang-orang non muslim menertawakan kita. apa 
kata mereka? mereka bisa bilang ulamanya kok ga bener...
 
Adek, kayanya tidak merasa salah ya? kok tidak minta maaf. Ayo kalau begitu 
kita kuat-kuatan doa (adu doa maksudnya), siapa yang terdzolimi akan terbukti 
nanti. (saat berbicara ini, pandangannya menantang).
 Ada usul apa yang harus aa lakukan untuk menghentikan pemberitaan semua ini? 
(pertanyaan ini beberapa kali dilontarkan oleh Aa Gym sambil menimbang-nimbang 
print berita detik di tangannya) 
 Pokoknya aa belum bisa katakan apa-apa, karena belum saatnya. Nanti setelah 
pulang dari haji, baru aa bicara
 
 * catatan dalam perbincangan ini kami saling berbantahan. Saya tetap merasa 
bahwa apa yg saya lakukan dalam kode etik benar. saya katakan pada aa gym, nara 
sumber pertama saya memang sumir karena tidak disebutkan identitasnya. Tp saya 
terus mencari konfirmasi yg saya rasa bukan sumir lagi. Hari itu juga saya 
konfirmasi ke Miftah Farid (diketahui belakangan dia saksi), Rini (istri kedua 
aa gym) dan langsung ke Aa Gym. 
 Saya juga katakan pada dia, saya tidak perlu meminta ijinnya untuk menurunkan 
berita. Tapi memang benar saya harus dapat konfirmasi dari dia, makanya saya 
tunggu hingga malam. 
 Saya katakan dia punya hak jawab untuk membantah jika semua ini tidak benar.  
Itu yg harus dia lakukan agar semua terhenti. Saya katakan tidak bisa berbuat 
apa-apa untuk mendorong agar media-media lain juga tidak menurunkan berita ini.
 Mengenai siapa yang bertanggung jawab atas penurunan berita di detik, saya 
katakan ini adalag rapat redaksi sehingga tidak bisa satu orang saja 
disalahkan. mengenai  banyaknya  sms  yg masuk yang mengecam, saya katakan itu 
resiko atas perbuatan aa (dia terlihat marah sekali saat mendengar ini. matanya 
merah, tangannya bergetar memegang kertas berita detik).
 Saya katakan jika aa merasa benar perbuatannya, aa tidak perlu 
menyembunyikannya dan merasa takut. 
 Mengenai ajakannya untuk adu doa, tidak saya ladeni. 
 
 Tulisan ini ditujukan bukan untuk mempekeruh suasana. Namun ada baiknya 
rekan-rekan di milis juga mengetahuinya...Dan perlu diketahui teman saya yang 
bekerja MQ dicurigai yang membocorkan, dan dia kini meminta saya membuat 
klarifikasi. Saya katakan pada dia , kalaupun toh dia yg membocorkan rahasia aa 
pada saya, tidak  akan saya ungkap. Karena  saya disumpah untuk tidak 
membocorkan identitas nara sumber yang menginginkan di sembunyikan.
 Satu yang membuat  saya  senang saat ini adalah  apa yang saya  tulis bahwa aa 
gym menikah lagi, benar  adanya :) 


 
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.

--- End Message ---

Kirim email ke