1. istilahnya jangan salah-salah pria beristri lebih dari satu = polygyny wanita bersuami lebih dari satu = polyandry perkawinan pria/wanita lebih dari satu = polygamy
2. poliandri ada di dunia ini. diantaranya di nepal, tibet, srilangka. 3. kalau dari hukum perdata, anak lahir tanpa ikatan perkawinan jadi "anak si ibu". artinya tidak punya hak waris dari ayah biologisnya. 4. dari point 3 diatas, kalau polygamy dilakukan dibawah tangan (untuk istri kedua dst) maka yang jadi korban bukan hanya istri pertama, tapi juga istri kedua, dst, beserta anak-anaknya. 5. kawin siri jadi marak kalau KUA dilarang menikahkan pasangan polygamy. itu bisa saja terjadi. mungkin perlu di atur sekalian pernikahan di bawah tangan --> dipenjara. karena kalau menurut uu 1974 perniukahan bawah tangan kan melanggar hukum (undang-undang). sesuatu yg melanggar undang-undang mestinya bisa dipidana. 6. kenapa YZ nggak polygamy? nggak yakin kalau karena ME nggak mau dikawin. bisa juga krn YZ punya alsan begini atau begitu. ngomongin ginian malah jadi "nggosip" sambil nebak-nebak nggak karuan. tanpa bermaksud merendahkan wanita atau prianya. yang dikerjain tu orang bedua memang salah. 7. dari sisi lain, sang wakil rakyat memang merepresentasikan apa yang terjadi di masyarakat. kita nggak perlu ngeles bin tutup mata, meski mungkin kita memang bukan bagian dari masy. "pelaku" permesuman. tapi nyatanya pelacuran rame terus dikunjungin. motel-motel, mobil goyang, pesta orgy, cerita serem-serem ala jakarta undercover memang realita di masyarakat. pelakunya tukang becak sampe manajer perusahaan. pedagang beling sampe pedagang saham. jadi anggota dpr ada yg mesum itu sih wajar terjadi, meski memang sebenar-benarnya tidak seharusnya begitu. sentaby, dbaonk --- In [email protected], Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pandangan lain yang menarik tentang Poligami (saya kutip dari seorang miliser wanita di milis begundal-salemba)..... > Satrio > ================================================ > Subject: [begundal-salemba] Poligami > > Berita Aa Gym kawin lagi ramai sekali ya, sampai Pemerintah harus turun tangan untuk merevisi peraturan mengenai perkawinan dan perceraian untuk melindungi wanita. > > Menurut saya, poligami tidak akan terjadi kalau tidak ada wanita yang mau dijadikan istri ke2, 3, atau 4. Kalau poligami mengorbankan wanita, sebenarnya yang dikorbankan cuma istri pertama. Istri ke-2, 3 atau 4 bisa menikmati dijadikan istri oleh laki-laki (bisa dapat nafkah lahir -batin dan status). > > Lagi pula banyak istri pertama yang mau 'berkorban' untuk suaminya dengan 'merelakan' suaminya kawin lagi. Padahal sebenarnya isrti pertama belum tentu rela suaminya kawin lagi, tapi ia terpaksa berbagi suami karena ia tidak berdaya atau karena suaminya dianggap masih berguna. > > Ada kemungkinan kawin siri menjadi marak kalau KUA dilarang mengawinkan pria yang sudah beristri. Bagaimana status hukum anak-anak yang lahir dari pasangan kawin siri, apakah mereka akan mendapat warisan dari ayahnya? Saya tidak tahu soal ini. > > Semoga tidak ada lagi perempuan yang mau dijadikan istri ke-2, 3, atau 4. Poliandri tidak terjadi bukan hanya karena dilarang agama, melainkan karena tidak ada pria yang mau dijadikan suami ke-2, 3, atau 4. > > Kenapa anggota DPR Yahya Zaini tidak poligami? Karena Maria Eva tidak mau dijadikan istri ke-2. BTW, UU Antipornografi sudah selesai dibuat atau belum ya? > > salam, > Ratih > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > ______________________________________________________________________ ______________ > Do you Yahoo!? > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. > http://new.mail.yahoo.com >
