Bible berkedok Al Quran? Hehehe. Bukankah jelas ditulis dalam Al Quran [5:48] 
bahwa Al Quran diturunkan untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya? Kitab-kitab 
porno ataukah kitab-kitab apa itu? Tetapi, barangkali dapat dimengerti bahwa 
dalam budi penipuan diputarbalik kenyataan hitam atas putih menjadi putih atas 
hitam.

Agama Islam lahir 6 abad setelah Kristus, jadi kalau dinyotek dan dikutip dari 
kitab-kitab sebelumnya adalah soal biasa, karena pada umumnya yang belakangan 
mengutip, menyontek dari yang terdahulu, makanya cerita-cerita di Bible tidak 
beda jauh dari Taurah dan Al Quran pun mengandung cerita-cerita yang terdapat 
dalam Bibble [Old Testament atau Kitab Perjanjian Lama], dan oleh karena itu  
agama Islam seperti juga Yahudi maupun Nasrani termasuk dalam rumpun agama 
Semit sebab berasal dari sumber yang sama. 

Koq gitu saja heboh bin ribut nan pusing-pusing seperti gasing yang berputar? 
Apanya yang sesat? Pasti yang sesat ialah mereka yang disesatkan dengan 
pembodohan berbendera agama, karena agama bukan saja masalah masuk surga tetapi 
juga telah menjadi komoditi unik dan ulung untuk kepentingan kesejahteraan 
petinggi berkekuasaan dalam bidang surgawi maupun duniawi.



  ----- Original Message ----- 
  From: Budi P 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] 
  Sent: Tuesday, December 12, 2006 3:00 AM
  Subject: [mediacare] Bible berkedok Al-Qur'an


  1 . Buku "Ensiklopedi Alquran" Menyesatkan 

   

  Saat ini telah beredar buku berjudul 'Ensiklopedi Tematis Alquran' . Buku 
yang terdiri dari 6 jilid, berisi 1.100 halaman dengan 1.160 gambar berwarna 
serta kaligrafi itu diterbitkan oleh Penerbit Kharisma Ilmu Jakarta.

  Ensiklopedi tersebut sangat menyesatkan karena berisi gambar-gambar yang 
tidak Islami. Dan yang aneh, di dalamnya ada propaganda terselubung mengenai 
agama Kristen. Pada jilid pertama ketika membahas masalah iman, tidak ada 
juntrungannya, terdapat ilustrasi penganut agama Kristen lengkap dengan 
salibnya.

  Demikian pula di dua halaman berikutnya, dengan sub judul gerbang iman 
kembali bergambar orang Kristen sedang berdoa di gereja. Semua gambar tersebut 
jelas dan menyolok memamerkan simbol dan aktivitas orang Kristen. Sebuah 
ilustrasi yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan isi yang sedang dibahas.

  Selain itu banyak gambar aneh bertebaran seperti setan yang digambarkan 
dengan wajah menyeramkan dan bertanduk di dalam api; laki-laki sedang meniup 
terompet menggambarkan malaikat Isrofil meniup sangkalala; pohon dengan dahan 
berbentuk kepala ular yang lidahnya menjulur menggambarkan pohon zaqqum dan 
sebagainya. 

  Ada lagi gambar wanita seksi yang tampak pusar dan dadanya menggambarkan 
wanita penghuni surga. Pada sub judul 'melihat Allah di akhirat' tergambar 
seorang lelaki dengan wajah mirip Yesus bersama dua wanita berjilbab. 

  Dan masih banyak lagi apabila dikaji gambar-gambar yang menyesatkan dan 
merusak akidah umat.

  Padahal buku tersebut judulnya saja Ensiklopedi Alquran. Ditulis oleh 
Muhammad Kamil Hasan Al Mahami dengan edisi Indonesia diberikan kata pengantar 
oleh Ichwan Sam, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tidak cukup 
dengan itu, sederet nama besar menjadi pembaca ahli, di antaranya Prof KH Alie 
Yafie, Prof Dr H Moh Ardani, Prof Dr Nasaruddin Umar MA, Prof Dr H Ahmad 
Bachmid, Lc.

  Modus operandi penjualan ensiklopedi tersebut banyak kepada kaum awam, 
terutama karyawan di perkantoran maupun di perumahan elite. Buku itu dijual 
dengan sistem cash maupun kredit. Hal ini tentu membahayakan akidah dan 
pemahaman Islam seseorang yang belum kuat imannya. Tidak menutup kemungkinan 
bisa mengarah pada unsur SARA atau penodaan atas agama. 

  Untuk itu, kami meminta pihak penerbit Kharisma Ilmu segera menarik 
ensiklopedi tersebut dari peredaran dan memperbaiki isi maupun gambar-gambar di 
dalamnya. Juga kepada umat Islam agar menahan diri tidak membeli ensiklopedi 
tersebut meskipun kelihatannya Islami dan penampilan yang menarik (lux). Kepada 
MUI yang telah terlanjur memberikan sambutan sebaiknya mengklarifikasi 
keikutsertaannya di dalam penerbitan buku tersebut, tak terkecuali para pembaca 
ahli yang meng-endorse buku tersebut. Semoga Allah memberikan rahmat kepada 
kita dengan melindungi akidah umat Islam dari rongrongan orang-orang yang tidak 
menyukainya. Wallahu a'lam 


       


    
  2. Awas ! Bibel Masuk Rumah Kita 
  Oleh : Fakta 17 Aug, 06 - 10:19 pm 

  Suatu hari Mahfud berbelanja buku-buku bacaan islami di toko buku Karisma 
Depok. Karena di toko itu dijual juga kaligrafi Arab, maka dibelinya kaligrafi 
yang dikiranya dari ayat Al-Qur?an tersebut dua buah untuk menghiasi rumah yang 
baru ditempatinya. Rencananya, satu dipajang di ruang tamu dan satu lagi 
dipajang di ruang shalat. 

  Sesampai dirumah, kaligrafi ukuran setengah meter itu dipajang di tempat yang 
dimaksud. Setelah diamat-amati, Mahfud merasakan keganjilan dalam kaligrafi 
Arab tersebut. Meski tidak hafal Al Qur?an, tapi Mahfud biasa baca memutar 
kaset murattal di rumahnya. Maka ketika membaca kaligrafi yang bertuliskan 
?abana alladzi fis-samawat? , dia langsung curiga. ?Kayaknya ini bukan ayat Al 
Qur?an?, katanya dalam hati. Lalu dicarinya kata ?Abana alladzi fis-samawat? 
dengan komputer, ternyata kata itu tidak ditemukannya di program ?Holy Qur?an 
6,5". Setelah dilaporkan kepada ustadz yang memahami perbandingan agama, 
terbuktilah bahwa kaligrafi itu bukan ayat Al Qur?an, melainkan ayat Bibel, 
yaitu Injil Matius 6:9-13 yang dikaligrafikan dalam bahasa Arab dari . 

  Sementara itu, bila punya hobi membaca kisah para Nabi Allah, kini kita harus 
berhati-hati dalam memilih buku bacaan. Jika tidak, maka kita akan tertipu 
dengan buku-buku Kristen berwajah Islam. Seperti buku berjudul Islami, Mutiara 
Hikmah Nabi Sulaiman terbitan Galang Press Yogyakarta. Di berbagai toko buku 
(Gramedia, Kharisma, Gunung Agung, dll), buku tersebut dipajang di counter 
buku-buku Islam deretan kisah-kisah para nabi. 

  Kemasannya memang tidak menunjukkan gejala Kristen, bahkan bergaya Islami. 
Misalnya, penerjemahan ?Salomo? (versi Kristen) menjadi ?Nabi Sulaiman 
alaihissalam? dalam buku ini meyakinkan pembaca bahwa buku ini adalah bacaan 
Islam. Padahal, sesungguhnya buku tersebut adalah terjemah dari Bibel yang 
dikemas bergaya Islam. Karena buku ini adalah ayat-ayat Bibel yang dikemas 
dalam bentuk puisi dengan menghilangkan namasurat , nomor ayat dan perikopnya. 

  Dua contoh kasus di atas sepenggal cuplikan pengalaman nyata dalam buku yang 
ditulis oleh Tim FAKTA ini. 

  Dalam kacamata ilmu perbandingan agama, buku ini tergolong lain daripada yang 
lain. Karena dalam pembuktian superioritas Islam, penulisnya mengawali setiap 
topik dengan latar belakang kasus-kasus pemurtadan yang sangat beragam. Mulai 
dari kasus pemurtadan janda muslimah, pemurtadan urang Sunda, muallaf gadungan, 
pemurtadan dalam masjid, fitnah pendeta terhadap KH Zainuddin MZ, tipuan 
kaligrafi Kristiani, Asmaul Husna versi pendeta, kasus pemberkatan puluhan ribu 
pendeta dan umat Kristen kepada Gus Dur, dll. 

  Gaya lain buku ini, dengan paparan semi ilmiah, semi investigasi dan semi 
cerita, memudahkan pembaca untuk memetik khasiat ganda, sekaligus, yaitu 
wawasan kristologi dan kesadaran akan bahaya pemurtadan yang klimaks pada sikap 
kewaspadaan. 

  Walhasil, ?Buku ini sangat patut dibaca untukmemahami siapa sesungguhnya yang 
tidak toleran?? tulis Husein Umar, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah 
Indonesiapada cover belakang. 


  Awas ! Bibel Masuk Rumah Kita 

  Penyunting: M.U. Salman 
  M. Nurcholis Ridwan 
  Pengantar: Abu Deedat Syihab MH 
  Penerbit: Qalamas, Jakarta 
  Cet. I, September 2005 
  xvi + 238 halaman 




  sumber : www.muhammadiyah- tabligh.or. id 


  SEE THIS... 
   

   




    

  Ingat.. Pemurtadan dengan Berbaju Islam adalah cara yang paling ampuh saat 
ini untuk memurtadkan umat Islam... waspadalah.. . 
  Sebarkan informasi ini kepada saudara saudara sesama Muslim!


   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.15.16/582 - Release Date: 12/11/2006

Kirim email ke