--- In [email protected], Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Potret (Keliru) Poligami > Rabu, 13 Desember 2006 > Kesalahan perjuangan para aktivis perempuan adalah > lebih menghormati PSK dan perempuan simpanan daripada > mereka yang mau jadi istri kedua > Oleh Sirikit Syah L: Isi tulisah Siriki Syah tak logis, karena 'ujug2' (mendadak) lari ke masalah PSK. Apa hubungan antara status sebagai istri dg status sebagai PSK? Tak ada hubungannya, kecuali hubungan yg diciptakan akibat asosiasi dalam pikiran penulinya (Sirikit Syah). Nampaknya Sirikit Syah membuat kesimpulan tak valid "Jika B maka A" dari pernyataan yg benar atau sesuai fakta "Jika A maka B". Di sini, kesimpulan (yg tidak benar, belum tentu sesuai fakta) adalah "Jika TIDAK berdemo anti PSK (kalimat B) maka berarti membela PSK (kalimat A)" dari premis (yg benar sesuai fakta) berikut "Jika membela PSK (kalimat A) maka tidak akan berdemo anti PSK (kalimat B)" Salam
