LOI Kerjasama Menyeluruh Indonesia-Belanda Ditandatangani
  Letter of Intent (LoI) mengenai mekanisme dialog dan kerjasama menyeluruh 
Indonesia-Belanda ditandatangani Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda dan 
Menlu Belanda Bernard Rudolf Bot di Gedung Agung (Istana Presiden) Yogyakarta, 
Senin (18/12).     Menurut Menlu Hassan Wirajuda, pertemuan antara kedua menlu 
di Yogyakarta ini selain untuk menandatangani LoI itu, juga merupakan realisasi 
dari tekad kedua negara guna membuka lembaran baru, setelah kehadiran Menlu 
Belanda ke Indonesia pada 2005 saat peringatan HUT ke 60 Kemerdekaan RI yang 
sekaligus menyampaikan penerimaan secara moral dan politik atas Kemerdekaan RI 
17 Agustus 1945.     Pertemuan bilateral Indonesia-Belanda di Yogyakarta 
sekarang bertujuan membahas upaya konkret bagi peningkatan kerjasama bilateral, 
serta masalah regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama, 
seperti bidang politik, ekonomi, budaya dan ilmu pengetahuan.     Untuk itu, 
kedua negara sepakat membuat mekanisme dialog guna lebih
 meningkatkan hubungan bilateral kedua negara dalam upaya mewujudkan kemitraan 
menyeluruh di semua bidang yang dikerjasamakan.     "Melalui kerjasama tersebut 
pada gilirannya akan ditingkatkan dalam bentuk joint declaration untuk 
mewujudkan kemitraan menyeluruh," katanya.     Sementara itu, Menlu Belanda 
Rudolf Bot mengatakan LoI yang ditandatangani ini menguatkan keputusan 
Pemerintah RI dan Belanda guna mewujudkan sebuah mekanisme kemitraan menyeluruh 
melalui dialog serta kerjasama.     Diharapkan LoI tersebut dapat 
mengintensifkan kerjasama lebih lanjut di bidang politik, keamanan, investasi, 
sosial dan budaya.     Saat ini sebuah deklarasi bersama sedang dipersiapkan, 
yang mencakup empat topik dalam bidang kerjasama dan koordinasi, yaitu 
kerjasama politik dan keamanan, kerjasama ekonomi yang berkelanjutan, kerjasama 
sosial budaya dan konsuler, serta kerjasama masalah internasional.     
Deklarasi bersama itu rencananya akan ditandatangani Presiden RI dan Perdana 
Menteri
 Kerajaan Belanda pada 2007.     Usai melakukan penandatanganan LoI itu, kedua 
Menlu ini berkunjung ke Kraton Yogyakarta untuk bertemu dengan Sri Sultan 
Hamengku Buwono X. (*/lpk)


  

 Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke