Bedah Buku Gus Dur Di UIN Jakarta "Ini Jenenge Sirqah Hasanah"
Jakarta, gusdur.net Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menegaskan, dirinya memiliki pandangan berbeda dengan kelompok-kelompok Islam yang gencar menyuarakan formalisasi syariat, terutama sepulangnya dari Baghdad pada 1971. Saat itu, Gus Dur mulai bergumul serius tentang gagasan hubungan antara agama dan negara. "Saya terus-terang berbeda dengan teman-teman yang mengikuti garis formal atau garis resmi. Namun kita harus tetap menerima yang bermacam-macam itu." Demikian dinyatakan Ketua Dewan Syura DPP PKB itu saat menjadi narasumber pada diskusi bertema Refleksi Pemikiran Islam dan Bedah Buku Islamku, Islam Anda, Islam Kita, yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Jakarta bekerjasama dengan the WAHID Institute, di Auditorium Wisma Syahida Jakarta, Rabu (27/12/2006). http://gusdur.net/indonesia/index.php?option=com_content&task=view&id=2582&Itemid=1
