Komentar saya: 1. Rezim penguasa yang seram seperti Soeharto memang sudah tidak ada. Tapi tindakan kekerasan terhadap wartawan masih ada di lapangan (oleh "oknum" polisi, pejabat, preman, dll) tetap ada, serta ancaman terhadap kebebasan pers tidak lantas lenyap 100%.
AJI membela Wisudo karena pengurus AJI Jakarta menilai Wisudo memang patut dibela. Tidak asal dibela (saya bukan pengurus AJI, tapi itulah yang saya tahu tentang policy pengurus AJI sekarang). Pengurus AJI saya pikir cukup kritis. Mereka wartawan dari berbagai media yang bukan baru setahun-dua tahun di dunia jurnalistik. 2. Tekanan terhadap wartawan dari internal perusahaannya sendiri masih ada di berbagai media. Misalnya, dipaksa menerima gaji yang tidak layak, kondisi kerja yang minim, dsb. Kompas saya akui relatif jauh lebih baik dalam hal gaji dan fasilitas dibandingkan media lain. 3. Soal penilaian terhadap Wisudo di internal Kompas sebagai "pembangkang" dsb, itu bisa "obyektif" tapi juga bisa bias, karena tergantung dari posisi/kepentingan wartawan bersangkutan di perusahaannya. Makin senior seorang wartawan, makin besar kepentingannya, karena dia biasanya sudah mendapat jabatan (dan gaji) yang mapan. Karena Anda tidak menyebut nama wartawannya, maka saya juga tak bisa menilai secara akurat. Saya bicara secara common sense saja. Namun, sekadar catatan saya: budaya "cari aman" dengan ikut apapun maunya boss, bukan cuma ada di Kompas, tapi juga di banyak media lain. Menjadi "oposisi" terhadap kebijakan pimpinan, memang tidak populer dalam arti sulit mencari pendukung terang-terangan. Paling banter, mereka akan bilang dengan bisik-bisik ke Anda: "Bung, saya dukung perjuangan Anda secara moral dan doa!" Maklum, risikonya besar dan kita tahu sekarang sulit cari kerja. Lebih aman menjadi pendukung kebijakan pimpinan. Saya tahu betul budaya cari aman ini, karena saya sendiri sudah mengalami sekitar 3 kali "dipecat" atau "dipaksa mundur" di berbagai media, terutama karena aktivitas Serikat Pekerja. Ketika Anda sudah diposisikan sebagai "musuh" pimpinan, satu-persatu teman Anda di kantor akan mengambil jarak dari Anda, karena tak mau dianggap "satu kubu dengan musuh pimpinan." Percayalah, karena saya di sini tidak bicara dari teori. ----- Original Message ---- From: aja.. baca <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, January 8, 2007 1:32:38 PM Subject: Re: [mediacare] Aksi spanduk terpanjang - Senin, 8 Jan 2007, depan Bunderan HI ehm, mas satrio yang baik, saya setuju kalo wartawan perlu wadah yang tidak sekdar melindungi tapi juga membela untuk kasus2 seperti ini. sama, saya juga wartawan mau lari kemana kalau musibah ini menimpa saya. hanya masalahnya, mengacu pada teori jurnalistik yang harus cover both side dan lainnya, saya coba tanya kesejumlah wartawan kompas yang lumayan senior, mas Wisudo ini memang bermasalah dan kerap menolak tugas. sebenernya saya cuma ingin kasih masukan, apa tidak sebaiknya AJI memilah-milah siapa yang seharusnya dibela. kalau dipecat karena membangkang dari tugas apa layak untuk dibela? itu saja sih, .. ini bukan zaman soeharto lagi kan, kebebasan sudah tidak lagi terbelenggu. tapi gw berarti kita seenaknya kan..? ----- Original Message ---- From: Satrio Arismunandar <satrioarismunandar@ yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com Sent: Monday, 8 January, 2007 12:29:45 PM Subject: Re: [mediacare] Aksi spanduk terpanjang - Senin, 8 Jan 2007, depan Bunderan HI Tugas AJI dan Serikat Pekerja ya membela anggotanya yang dipecat, Mas.... Kalau AJI diam saja atau sekadar memaklumi (seperti yang dilakukan PWI ketika Pemerintah Soeharto membredel Tempo, DeTik dan Editor 1994), ya mendingan AJI dibubarkan saja. Anda tentu berhak berkomentar apa saja.... Kritik Anda terbilang halus dan sopan. Kita nggak gampang tersinggung kok. Karena di zaman Soeharto, anggota AJI udah pengalaman dikejar-kejar polisi dan intel. ----- Original Message ---- From: aja.. baca <hidupku_hariini@ yahoo.co. uk> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com Sent: Sunday, January 7, 2007 10:21:35 AM Subject: Re: [mediacare] Aksi spanduk terpanjang - Senin, 8 Jan 2007, depan Bunderan HI Aduh ... heran deh, karyawan kompas yang lain aja ga ambil pusing, kenapa jadi AJI yang repot. kalo memang Wisudo ini bener bahwa Kompas merugikan karyawannya, pasti dia didukung karyawan lainnya dong. bukannya apatis, tapi jika sudah tidak sepaham dengan perusahaan, ya sudah keluar saja jangan sok berontak dan merasa yang paling benar. memangnya mengelola perusahaan itu mudah. kalo mau semuanya diturutin, bikin aja perusahaan sendiri. Disini saya tidak menempatkan diri sebagai siapa-siapa, tapi setau saya Kompas itu paling manusiawi dalam memperlakukan karyawannya. Gaji saja bisa sampai 17 kali. belum kalau sudah 5 tahun kerja bisa dapat pinjaman sebesar 20 kali gaji (kalo saya tidak salah angganya) tanpa bunga, dll. buat AJI, koq lama-lama jadi reaksioner gini sih. -trims, maaf kalau menyinggung- ----- Original Message ---- From: Satrio Arismunandar <satrioarismunandar@ yahoo.com> To: news Trans TV <news-transtv@ yahoogroups. com>; Forum Kompas <forum-pembaca- [EMAIL PROTECTED] ps.com>; pantau <pantau-komunitas@ yahoogroups. com>; jurnalisme <[EMAIL PROTECTED] ups.com>; aipi_politik@ yahoogroups. com; mediacare mediacare <[EMAIL PROTECTED] ps.com> Sent: Saturday, 6 January, 2007 3:54:05 PM Subject: [mediacare] Aksi spanduk terpanjang - Senin, 8 Jan 2007, depan Bunderan HI ----- Original Message ---- From: AJI Jakarta <[EMAIL PROTECTED] id> To: jurnalis_jakarta@ yahoogroups. com.au Sent: Saturday, January 6, 2007 3:29:38 PM Subject: [jurnalis_jakarta] Komite Anti Pemberangusan Serikat Pekerja (Kompas) Jl. Dr. Soepomo No.1A Komplek BIER Menteng Dalam Jakarta Selatan 12870 Tlp./Faks: 021-83702660, CP: 081310274674 (Edy Haryadi), 081585160177 (Sholeh Ali), 08155517333 (Winuranto Adhi), 0811932683 (Bambang Wisudo) ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - untuk mengikuti perkembangan kasus ikuti http://kompasinside .blogspot. com ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - Aliansi Jurnalis Independen (AJI), LBH Pers, YLBHI, LBH Jakarta, Paguyuban Korban Kelompok Kompas Gramedia, Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ikka (ANBTI), PBHI, TURC, Aliansi Buruh Menggugat (ABM), LBH Pendidikan, Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), FPPI, Serikat Guru Tanggerang, Serikat Guru Garut, Federasi Guru Independen Indonesia, ICW, LBH APIK, PPR, IKOHI, KONTRAS, PPR, Somasi-Unas, LMND, Papernas, SPR, Arus Pelangi, SP 68H, GMS, Kabar, Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN), Praxis, Forum Pers Mahasiswa Jakarta (FPMJ), FMKJ, Partai Rakyat Pekerja (PRP), Sanggar Ciliwung, FSPI, Repdem Jakarta ============ ========= ========= ========= ======== AKSI SPANDUK TERPANJANG PECAHKAN REKOR MURI Kepada Yth: Teman-teman jurnalis Hal : Undangan liputan Pemecatan dan kekerasan terhadap Sekretaris Perkumpulan Karyawan Kompas karena menyoal saham kolektif 20 persen milik karyawan, Bambang Wisudo, telah memicu protes secara meluas. Untuk itu, kami mengundang teman-teman untuk hadir dalam aksi spanduk ‘anti pemberangusan serikat pekerja’ terpanjang yang selama ini pernah digelar. Tujuannya adalah memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI). Untuk itu, MURI sebagai organisasi sudah diberitahu secara resmi. Karenanya, Komite Anti Pemberangusan Serikat Pekerja (KOMPAS) mengundang teman-teman untuk meliput aksi spanduk terpanjang ini yang akan bermula pada: Hari : Senin, 8 Januari 2007 Pukul : 10.00 WIB – selesai Tempat : Bunderan Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat Atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih. Bersatu melawan pemberangusan serikat pekerja! Jakarta, 5 Januari 2007 Edy Haryadi Koordinator ============ ========= = Sekretariat AJI JAKARTA Jl. Prof. Dr. Soepomo No 1 A Kompl. BIER, Menteng Dalam Jakarta Selatan 12870 Telp/fax. +62-21-83702660 Website : www.aji-jakarta. org ============ ========= = ____________ _________ _________ _________ _________ __ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail. yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com ____________ _________ _________ _________ _________ __ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail. yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
