SI yang akan diberlakukan di NAD akan dapat menyebar ke seluruh Indonesia.
Sesuai dengan ceramah AB Ba'asyir bahwa instansi penjara adalah "primitif",
kalau ekspansi ini tidak segera dicegah, seluruh bangsa Indonesia akan khawatir
sekali karena kita akan mengenal hanya hukuman cambuk, potong tangan, rajam dan
pancung!
Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=284843&kat_id=23
Non-Muslim Jangan Khawatir Syariat Islam
Banda Aceh -RoL-- Seorang ulama Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Tgk
H Ibrahim Bardan menyatakan, warga non-Muslim tidak perlu khawatir terhadap
pemberlakuan undang undang Syariat Islam di daerah itu.
"Syariat Islam yang diberlakukan secara kaffah (menyeluruh) di Aceh
menjunjung tinggi HAM, dan bukan teroris atau radikalisme," katanya dalam di
pondok Pesantren Lamcot Bayu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar,
Sabtu.
Dalam tausyiah saat membuka Musyawarah besar Himpunan ulama dayah (Pesantren)
Shalifiah se Provinsi NAD, ia menegaskan, syariat Islam itu sendiri memiliki
tujuan untuk membentuk jiwa setiap pribadi Muslim taat kepada perintah Allah
SWT.
Dikatakannya, dalam menjalankan syariat Islam secara kaffah itu juga tidak
lepas dari bagaimana memperkuat sistem pendidikan di Aceh, sehingga lembaga
pendidikan umum tersebut dapat berjalan dan bernuansa Islami. "Seharusnya
Pemerintah instruksikan ke lembaga pendidikan umum di Aceh tentang bagaimana
penerapan Syariat Islam kepada anak-anak seperti yang selama ini dilakukan di
pondok-pondok Pesantren," katanya.
Ibrahim Bardan yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Panton itu menyatakan,
jika lembaga pendidikan umum daerah berjuluk Serambi Mekah tersebut kekurangan
guru agama, maka pondok Pesantren siap membantu staf pengajar bidang agama
Islam.
Di pihak lain, ia juga menyatakan, para ulama juga siap bekerjasama dengan
seluruh elemen masyarakat untuk mengawal syariat Islam kaffah berjalan di
provinsi ujung paling barat Indonesia itu. Dia mengajak seluruh organisasi
Islam di Aceh untuk bersama-sama saling mengisi dan membantu dalam upaya
membangun umat sesuai dengan tuntunan syariat Islam di daerah tersebut.
"Mari kita bersama-sama mengawal syariat Islam sebagai upaya memberdayakan
umat tanpa melihat perbedaan terhadap masalah-masalah kecil yang bersifat
sunnah," tambah Tgk H Ibrahim Bardan yang juga Ketua Umum Huda Provinsi
NAD.antara/mim
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.