http://www.antara.co.id/arc/2007/3/11/taliban-ancam-bunuh-wartawan-italia/

Taliban Ancam Bunuh Wartawan Italia


Kandahar, Afghanistan (ANTARA News) - Seorang komandan senior Taliban mengancam 
untuk membunuh seorang wartawan Italia yang diculik kecuali sejumlah jurubicara 
gerakan itu dibebaskan dan satu tanggal ditetapkan bagi tentara Italia untuk 
mundur dari Afghanistan.

"Jika tuntutan kami tidak dipenuhi dalam tujuh hari, maka kami akan membunuh 
orang itu," kata Mullah Dadullah, yang berbicara melalui telpon dari sebuah 
tempat yang tak diketahui.

"Kami tidak memiliki permusuhan dengan Italia. Jika mereka menetapkan tanggal 
bagi penarikan mereka, kami akan membebaskan (wartawan) Italia itu," katanya.

Pemerintah Italia mengatakan wartawan Repubblica berusia 52 tahun Daniele 
Mastrogiacomo masih hidup, setelah sebelumnya mengatakan Italia menginginkan 
bukti mengenai hal itu sebelum mempertimbangkan perundingan.

"Berdasarkan sejumlah elemen yang diterima sejauh ini dari saluran yang dapat 
diandalkan...(kementerian) dapat memastikan bahwa ia masih hidup," kata 
kementerian luar negeri dalam satu pernyataan, dan menambahkan bahwa mereka 
memiliki "informasi yang dapat dipercaya mengenai orang-orang yang melakukan 
penculikan itu".

"Kontak terus dilakukan untuk menentukan dengan pasti tujuan dan harapan 
penculik, dengan maksud untuk membebaskan Mastrogiacomo secepat mungkin," 
katanya.

Italia memiliki hampir 2.000 tentara di Afghanistan sebagai bagian dari pasukan 
pimpinan-NATO yang berkekuatan 35.000 tentara. Majelis rendah parlemen Italia 
Kamis dengan suara melimpah menyetujui pembiayaan untuk mempertahankan 
pengerahan tentara di negara itu (Afghanistan).

"Jurubicara kami harus dibebaskan dan berita kami harus boleh disiarkan tanpa 
penyensoran," Dadullah menambahkan dalam satu wawancara dengan seorang wartawan 
AFP yang telah berbicara dengan komandan itu beberapa kali sebelumnya

Seorang jurubicara Taliban, Mohammad Hanif, telah ditangkap di Afghanistan 
Januari dan lainnya, Abdul Latif Hakimi, ditangkap di Pakistan pada Oktober 
2005.

Situs Internet Taliban telah diblokir pekan lalu.

Mastrogiacomo hilang di Afghanistan selatan sejak Minggu pekan lalu bersama 
dengan dua warga Afghanistan, yang diperkirakan merupakan seorang penerjemah 
dan sopir atau pengawal.

Dadullah mengatakan sopir Afghanistan yang termasuk di antara ketiga orang itu 
telah mengaku pada seorang pejabat intelijen dari provinsi Helmand, tempat 
mereka diambil, dan membawa gambar markasbesar Taliban tempat mereka ditangkap.

Mereka ditahan di sekitar desa Bowlan, tepat di luar ibukota provinsi Lashkar 
Gah, kata komandan itu. Orang Italia itu ditahan di "satu dari beberapa 
markasbesar kami di Helmand dan dalam keadaan sehat".

Taliban pada awalnya mengatakan orang itu adalah mata-mata untuk militer 
Inggris dengan menyamar menjadi wartawan.

Namun pada konferensi pers di Kabul, wartawan Italia yang bekerja dengan 
Mastrogiacomo membantah tuduhan itu.

"Tolong bebaskan Daniele," kata wartawan Alberto Negri. "Ia bukan mata-mata. Ia 
wartawan benar-benar dan saya tahu bahwa orang-orang yang menculiknya tahu 
sangat baik bawa ia wartawan tulen."

Tuntutan yang sama akan penarikan tentara Italia telah dibuat ketika wartawan 
foto Italia Gabriele Torsello diculik Oktober di daerah yang sama oleh sejumlah 
pria yang mengatakan mereka bersama Taliban, meskipun seorang jurubicara 
Taliban membantah kelompok itu terlibat. Torsello dibebaskan tiga pekan 
kemudian.

Sementara itu, di Irak, satu kelompok gerilyawan Islam telah mengancam, dalam 
sebuah rekaman video yang memperlihatkan dua orang yang mengaku sandera Jerman, 
untuk mengeksekusi mereka jika pemerintah Berlin gagal menarik 3.000 tentaranya 
dari Afghanistan. (*)


Copyright © 2007 ANTARA

11/03/07 23:57

Kirim email ke