Setahun sudah raja televisi Asia, STAR TV masuk kedalam tubuh 
stasiun milik keluarga Bakrie ANTV. Hadirnya STAR TV menajamkan gigi 
ANTV untuk menjadi stasiun televisi nomer wahid di seantero negeri 
Indonesia. Tidak tanggung2x, jago-jago broadcaster dari Indosiar, 
TPI dan SCTV direkrut ANTV. Sebut saja Karni Ilyas (Liputan 6), 
Titan Hermansyah (produksi Indosiar), Daniel G Resojoyo 
(TPI,pencetus KDI), Uni Lubis (TV7), Alex Kumara, dan puluhan 
lainnya dipasang pada posisi-posisi penting untuk mendongkrak 
stasiun yang penuh warna-warni ini.

Hasilnya? OM Farhan, Sinetron "Ternyata Ustad Juga Manusia", 
Espresso, Super Deal 2 Milyar, Teater Bollywood dan banyak program 
baru lainnya tampil menemani program klasik Lensa Olah Raga dan 
Sepak Bola FA Cup. Dari sisi produksi dan programming, ANTV sudah 
berada dijalur yang benar bahkan cenderung untuk selangkah lebih 
maju dibandingkan stasiun2x lain. Kualitas dan kuantitas programpun 
semakin berwarna dan penuh dengan improvisasi. Ini menunjukkan bahwa 
para Profesional dan STARTV berhasil merubah wajah ANTV sebagai 
stasiun TV yang paling disegani.

Tapi, coba kita lihat Rating ACNielsen di penghujung akhir Februari 
2007 dibawah ini:

Week 0708 (18 - 24 Februari 2007)
10 Kota (Jkt, Sby, Mdn, Smg, Bdg, Mks, Ygy, Plb, Dps & Bjm) 

Share All Time 
Share Pemirsa ABC 5+

1.RCTI (19.8)
2.SCTV (16)
3.Trans TV (15.3)
4.Indosiar (9.7)
5.TPI (9.5)
6.Trans 7 (7.3)
7.ANTV (5.7)
8.Lativi (5.7)
9.GTV (5.7)
10. Metro TV (1.8)
11. TVRI (1)
12. Local TV (2.3)

Mengapa ANTV masih saja terpuruk diposisi 7? bahkan dilewati oleh TV 
lama tapi baru, Trans7? Mungkin banyak teori dan kajian yang 
dianalisa dari sudut programming maupun marketing. Mungkin banyak 
lagi ulasan dari sudut manajemen penyiaran hingga ke kualitas 
produksi termasuk mengkaji para saingan yang terus berevolusi.

Tapi, ada satu hal yang bisa jadi bahan pemikiran. ANTV terpuruk 
karena WOW KEREN! Masih ingat slogan ini? ini adalah slogan populer 
anak2x muda pemirsa ANTV di tahun 1990an hingga 1997an. Selama kurun 
waktu 7 hingga 10 tahun (hampir  1 dekade), pemirsa muda Indonesia 
dimonopoli dengan ANTV sebagai TVnya Anak Muda. MTV yang pernah 
hadir lebih dari 12 jam setiap hari, turut menguatkan posisi ANTV 
diantara anak2x SMP, SMU hingga Mahasiswa yang belum lulus. Belum 
lagi program Planet Remaja, Betis dan lainnya terus membombastis 
promo ANTV yang hanya layak ditonton anak muda. Satu2xnya program 
yang berhasil merubah wajah saat itu hanya FAMILI 100 yang sempat 
melambungkan nama ANTV.Walau tetap saja, TVnya Anak Muda selalu 
menempel dalam ingatan.

Nah, WOW KEREN inilah yang turut andil membuat ANTV tetap terpuruk 
saat ini. Generasi Anak2x muda yang dulu pencinta Wow Keren, telah 
menjadi dewasa, punya keluarga,punya anak. Mereka sudah 
terkontaminasi dengan slogan Wow Keren sehingga dalam usia lanjut 
mereka sulit berpaling lagi ke ANTV, sudah terlanjur milik anak 
muda. Problema muncul ketika mereka tidak lagi menganjurkan sang 
generasi penerus para anak-anaknya untuk menonton ANTV karena anak2x 
itu belum menjadi remaja.... disisi lain, para kakek dan nenek yang 
sejak dulu kesal dengan MTV di ANTV, sudah terlanjur mencap kalau 
ANTV adalah TVnya Anak Muda. Jadi mereka lebih baik setia 
diRCTI,TPI,SCTV dan Indosiar,... . pilihan lain ya Trans TV....

Jadi apa yang harus dilakukan ANTV? Mungkin ANTV perlu berganti 
nama. Menjadi apa? entah AN-STAR TV atau TVAN,....silahkan saja. 
Yang penting WoW Keren (yang kalau di Jogja diplesetkan menjadi Wow 
Kere) harus menghilang dari wajah ANTV.

Ini memang kajian bebas. Hanya pemikiran lepas tanpa batas.
Untuk almamater tercinta yang turut membesarkan diri ini.
Agar tidak lagi terpuruk dimakan zaman.

SALAM ANTV
Naratama


Kirim email ke