anda miss the point mbak..
kritik anda hanya berdasar kebencian kepada militer.
Yg diprotes bukan seluruh direksi (kebetulan dirut-nya eks militer).
Tapi DIrektur Pemberitaan, Rully Charis.
Atau Rullly ini eks militer?????
radenayu asli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kericuhan di TVRI terjadi karena jajaran direksi yang
terdiri dari purnawirawan. Seperti sudah saya
sampaikan pada milis enam bulan lalu, kalau sudah
pensiun atau purnawirawan, ya pensiun saja. Banyak
tenaga ahli yang muda-muda, yang memang belajar
management dan bahkan ahli management broadcasting,
koq yang ditaruh di sana kaum purnawirawan yang sudah
harus pensiun. Selain mereka bukan ahli di bidang
management. mereka menikmati gaji double. Ya duit
pensiunan, ya gaji sebagai direksi, sementara banyak
pengangguran di negeri ini yang harus diberi lapangan
kerja. Berikan kepada yang ahli. Bayangkan saja kalau
ada pensiunan PNS atau pegawai sipil, bila diberi
jabatan militer, kan juga gak masuk akal, kan?Jadi
sekali lagi, kalau sudah pensiun, ya pensiun sajalah,
beri kesempatan kepada mereka yang memang ahli di
bidang pertelevisian hingga mengurangi pula jumlah
penbgangguran ahli. Karena toh, yang sudah
purnawirawan itu, sudah dapat uang pensiun, sementara
banyak warga masih menganggur, tidak ada pemasukan.
Mungkin kita tidak persoalkan kaum pensiunan itu untuk
tetap aktif, tapi jangan masuk ke
perusahaan-perusahaan BUMN. Kalau mau bikin perusahaan
sendiri atau masuk perusahaan swasta, silakan. Atau
mau masuk partai politik, menjadi anggota DPR, DPRD,
menjadi Gubernur, Walikota, bupati, silakan. Di situ
pasti kita hormati bisa bersaing dengan calon-calon
lain, seperti halnya SBY bersaing dengan para Capres
lain di tahun 2004. Salam kebangsaan!
__________________________________________________________
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives.
http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.