Pak Mod dan para netter yb.,
sayang sekali Oom DL "lengser keprabon" dari Media Care, karena cukup banyak 
pendapatnya yg unik, meskipun terkadang aneh, sepertinya kurang well-informed 
lagi
tentang keadaan di Indonesia, seperti saya yg telah lama sekali di LN juga.

Sayang Oom DL kurang  "tahan banting" spt banyak sekali kickboxers dari 
Nederland
yg sangat tangguh, baik yg "bule", Arab maupun yang berwarna lainnya.
Cooling down yg diisyaratkan oleh Pak Mod disini saya sambut, karena formulasi
kasar, seperti kekerasan, bukan argumen. 
Btw, yg ini hari final, besok sudah bisa jadi quarter-final ...
Salam, bdg

  ----- Original Message ----- 
  From: radityo djadjoeri 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, April 01, 2007 2:32 AM
  Subject: [mediacare] Oom Danny Liem akhirnya keluar gelanggang


  Kawans,

  Andai Mediacare itu sebuah laga tinju, "jagoan" asal Belanda Oom Danny Liem 
(DL) memutuskan untuk keluar dari ajang jotos-jotosan. Ia sudah pasrah, walau 
tak mau mengaku kalah. Kemarin ia mengirim email kepada saya, bahwa ia tak mau 
lagi posting di milis ini untuk selamanya. Selanjutnya, Oom DL ingin 
berkonsentrasi di milis yang ia kelola: Kincir-Angin.

  Lalu apa yang melatar belakangi itu? Ia mengaku tak tahan dengan hinaan, 
cercaan, makian plus kata-kata kasar dari "seterunya". Siapa saja? Ia sebutkan 
beberapa nama, diantaranya Sato Sakaki, Manneke, dan Ida Khouw. Ada nama lain? 
"Yah, ada beberapa nama lainnya, tapi tak perlu saya sebutkan."

  Lalu saya tanya: "Oom, apa nanti mereka malah menilai Anda itu 
kekanak-kanakan?"

  "Yah, itu sudah keputusan final dari saya. Saya tidak peduli apa kata orang," 
jawabnya.

  Demikian sekilas info dari saya. Sekaligus ingin kasih saran kepada rekan 
Sato Sakaki untuk mengurangi porsi hujatan dan lebih memoles "bahasa kasarnya" 
biar tak terlalu kentara, karena capai juga kalau saya harus menyuntingnya. 
Daripada saya delete kan?



  salam,


  rd



   

Kirim email ke