Bukankah Soeharto adalah tentara, malahan memimpin tentara. Setelah menjadi 
Presiden langusng jadi panglima tertinggi dari tentara yang diistilahkan 
Angkatan Bersenjata. 

Apa bukti Anda tentang 2 tahun pertama?

  ----- Original Message ----- 
  From: radenayu asli 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 20, 2007 8:26 AM
  Subject: Re: [mediacare] Ketua MK: Paham Komunis Tidak Perlu Dilarang....Buku 
Sejarah Heboh Ditarik Lagi?


  Tambahan kata PKI menyusul G30S sebenarnya tidak
  terjadi ketika Soeharto berkuasa dalam 2 tahun
  pertama. Tambahan itu muncul sebenarnya adalah atas
  kehendak tentara. Demikian menurut catatan sejarah.
  Salam kebenagsaan, RA

  --- Wuryanano Raden <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  > Alasan Buku Sejarah Di Tarik Lagi?...
  > 
  > Saya baca berita, gara-gara di dalam buku sejarah
  > yang jadi panduan sekolah-sekolah...tidak
  > mencantumkan "PKI" setelah kalimat G 30 S, maka
  > sekarang ini sudah diperintahkan untuk ditarik
  > semuanya dari seluruh sekolah se Indonesia...
  > 
  > Sebagai masyarakat awam, sungguh saya tidak
  > mengerti, hanya gara-gara akronim "PKI" semua buku
  > sejarah di sekolah se Indonesia harus dicabut dari
  > peredarannya? Hanya dengan alasan yang terkesan
  > "dibuat-buat".
  > 
  > Pertanyaannya: "Kenapa tidak dari awal dulu,
  > sebelum buku sejarah itu diterima sebagai buku
  > panduan di sekolah; yang semestinya sudah melewati
  > tahapan "check & recheck" sebelum diputuskan sebagai
  > buku panduan sejarah Indonesia di seluruh sekolah?
  > 
  > Coba bayangkan, perlu berapa milyar rupiah lagi
  > untuk mengganti order buku sejarah yang dicabut tsb?
  > Dan, saya yakin pasti proyek seperti inilah yang
  > diinginkan. Seperti heboh LAPTOP anggota DPR, yang
  > harganya kalau dihitung PER LAPTOP bisa sampai di
  > atas 25 juta rupiah...dan belum tentu nanti kalau
  > beli dengan spesifikasi yang benar, sesuai dengan
  > harganya...untuk pihak media masa cepat
  > "action"...jika tidak...wah...seperti berita LAPTOP
  > anggota DPRD Kediri, satu bijinya senilai lebih dari
  > 25 juta rupiah.....
  > 
  > Padahal saya beli Laptop yang paling bagus saja
  > cuma 20 Juta rupiah saja...
  > 
  > Kembali ke Laptop eh..ke Buku Sejarah yang
  > ditarik....
  > 
  > Yah, saya cuma ingin mengungkapkan "uneg-uneg"
  > saya saja, rasanya enak juga jika bisa menjadi
  > "orang-orang pengambil keputusan bangsa" dan setiap
  > keputusannya langsung harus dilaksanakan para rakyat
  > ini...bukan wakil rakyat lho...tapi para rakyat
  > jelata inilah yang selalu jadi pelaksana tugas dari
  > "orang-orang di atas itu"...
  > 
  > Sekian uneg-uneg saya ya.
  > 
  > Wasalam,
  > Wuryanano
  > 
  > HKSIS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > 
  >
  http://www.sinarharapan.co.id/berita/0704/18/nas02.html
  > Ketua MK: Paham Komunis Tidak Perlu Dilarang
  > 
  > 
  > Oleh
  > Tutut Herlina
  > 
  > Jakarta-Paham komunis di masyarakat saat ini tidak
  > perlu dilarang. Kepolisian maupun kejaksaan bahkan
  > harus menindak jika ada pihak-pihak yang melakukan
  > anarki karena tidak suka dengan suatu paham.
  > 
  > UUD 1945 yang menjadi landasan hukum tertinggi bagi
  > kehidupan bernegara menjamin secara tegas tentang
  > kebebasan bagi setiap warga negara untuk berpikir
  > dan berkeyakinan. 
  > Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshidiqie,
  > usai peluncuran buku, mengatakannya di Jakarta,
  > Selasa (17/4) malam. Menurutnya, pemerintah harus
  > meluruskan kondisi masyarakat yang seperti ini.
  > Dia mengatakan, meski paham komunis tidak dilarang,
  > bukan berarti organisasi komunis boleh ada.
  > Pelarangan komunis dijadikan ideologi organisasi
  > tersebut saat ini bukan hanya diatur melalui
  > undang-undang (UU) tetapi juga konstitusi yang
  > merumuskan spirit pancasila. 
  > "Tapi kalau bukan organisasi, komunis itu tidak
  > apa-apa. Kalau organisasi tidak secara eksplisit
  > enggak bisa dihalang-halangi. Cuma, ya itu masih ada
  > perbedaan antara dunia ide yang kita ru-muskan dalam
  > konstitusi dan perilaku," jelasnya. 
  > Ia mengingatkan pemerintah memiliki tugas untuk
  > melakukan pendidikan terhadap masyarakat sesuai
  > dengan pandangan konstitusi. Diskriminasi terhadap
  > mantan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) pun
  > seharusnya juga tidak boleh lagi terjadi. Terlebih,
  > MK telah memutuskan untuk mengembalikan hak-hak
  > politik-dipilih maupun memilih-bagi eks PKI. 
  > Putusan MK tersebut, kata Jimly, seharusnya justru
  > menjadi legal policy hukum bagi Dewan Perwakilan
  > Rakyat (DPR) maupun pemerintah untuk tidak lagi
  > membuat peraturan yang diskriminatif. Dengan adanya
  > putusan MK tersebut, pemerintah seharusnya juga
  > segera merevisi segala jenis peraturan yang
  > mendiskriminasi mantan anggota PKI. 
  > Saat ditanya soal adanya tindakan anarki oleh
  > beberapa kelompok terhadap pihak-pihak yang memiliki
  > pemikiran komunis, dia berpendapat, kejaksaan dan
  > kepolisian memiliki tugas untuk bertindak. 
  > Sementara itu, mantan Menteri Pendidikan Nasional
  > (Mendiknas) Wardiman Djojonegoro menyatakan anggapan
  > tentang adanya pelarangan komunisme sangat
  > berlebihan. Alasannya, saat ini banyak buku-buku
  > mengenai pokok-pokok pemikiran komunis yang beredar
  > di berbagai toko buku. 
  > Namun, terkait dengan penyitaan buku sejarah
  > kurikulum 2004 yang tidak mencantumkan PKI dalam
  > peristiwa 30 September oleh Kejaksaan Agung
  > (Kejagung) sudah tepat. Kebijakan pemerintah secara
  > resmi masih menganggap PKI sebagai pelaku. Kebijakan
  > nasional tersebut tertuang dalam TAP MPR yang hingga
  > kini belum dicabut. 
  > "Benar atau tidak, serahkan saja pada sejarah,"
  > katanya. n
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ---------------------------------
  > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
  > Check outnew cars at Yahoo! Autos.

  __________________________________________________
  Do You Yahoo!?
  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
  http://mail.yahoo.com 


   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.446 / Virus Database: 269.5.5/769 - Release Date: 4/19/2007 5:56 
PM

Kirim email ke