Pak Manneke, saya setuju dengan Anda dan Debbie. Jangan seperti pengalaman
BPPT jaman Pak Habibie, mengirim siswa yang dipilih berdasar prestasi
akademik yang menonjol ke berbagai lembaga pendidikan di Eropa dengan biaya
negara, tapi sekarang tidak ada kabar beritanya di mana mereka itu. Konon
banyak yang gagal bukan karena kemampuan akademik tetapi lebih karena
ketidak siapan mental dan mengalami cultural shock. Beasiswa yang besar
tanpa persiapan mental membuat mereka manja dan gagal di sekolah. Yang tidak
gagal menetap di negerai orang dan bekerja di sana. Indonesia tidak
menikmati hasil pengiriman dengan beasiswa tersebut. Sebagian yang berhasil
dan kembali ke tanah air tidak mendapat pekerjaan yang sesuai, jadi frustasi

Seleksi hanya berdasarkan kemampuan berbahasa Inggeris bisa mengecoh kalau
tidak pula dilakukan seleksi kesiapan mental untuk menghadapi cultural shock

Kerjasama dengan vocational school mungkin sudah disiapkan kalau ini bekerja
sama dengan USAID. Tapi masalah kesiapan mental bukan problem USAID. Itu
problem yang harus diantisipasi oleh pemerintah Indonesia.
KM

-------Original Message-------
 
From: manneke
Date: 17-05-2007 8:35:27
To: [email protected]
Subject: [mediacare] Re: 7,000 RI students win scholarship to U.S.
 

Debbie, saya khawatir anak-anak ini nantinya nasibnya bakal kaya para TKI
itu, yang dikasih janji-janji surga, tapi kemudian terlantar dan
terkatung-katung. Maka, Anda benar. Harus diklarifikasi apakah ada
perjanjian resmi dengan lembaga-lembaga pendidikan vokasional di AS untuk
menampung ribuan orang ini.

manneke

-----Original Message-----

> Date: Wed May 16 09:13:12 PDT 2007
> From: "debbie sumual" <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [mediacare] Re: 7,000 RI students win scholarship to U.S.
> To: [email protected]
>
> 
> HAH???
> 
> Hanya karena "passed English test"? Not even TOEFL (abis gak dibilang
jenis tesnya apa)??
> 
> Gak ada perjanjian kerjasama dengan sekolah2 atau pemerintah AS?
> 
> Atau beritanya yg gak jelas?
> 
> 
> manneke <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Saya pengen liat berapa persen dari 7000 orang ini yang akan dikasih visa
ama Kedubes AS yang arogan itu. Pengalaman dengan AS biasanya sudah buruk
duluan waktu orang apply visa.
> 
> manneke
> 
> -----Original Message-----
> 
> > Date: Wed May 16 00:52:48 PDT 2007
> > From: "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Subject: [mediacare] 7,000 RI students win scholarship to U.S.
> > To: Undisclosed-Recipient:;@mr1.mail-relay.ubc.ca
> >
> > http://www.thejakartapost.com/detailgeneral
asp?fileid=20070516134507&irec=1
> > 
> > 
> > 7,000 RI students win scholarship to U.S. 
> > 
> > JAKARTA (Antara): As many as 7,000 Indonesian vocational school students
who successfully passed English test will go to Unites States to learn more
about cooperatives, an official said. 
> > 
> > "We have given international-standard vocational school students across
the country a chance of taking part in English test and found that 7,000 of
them passed the test," National Education Ministry's director for vocational
education Joko Sutrisno said Wednesday. 
> > 
> > The scholarship was mainly allocated to vocational school students who
studied information and technology as well as hotel service and came from
provinces that were frequently visited by investors and foreign tourists
like Jakarta, Denpasar, Medan, Makassar, Yogyakarta and Surabaya among other
cities. 
> > 
> > "We promoted potentials of the 7,000 students to some concerned
instances. The Cooperatives and Small Medium Enterprises Ministry has
responded to the offer by providing them with the scholarship to the U.S.,"
Joko said.(*
> 
> 
> 
>


 
 

<<imstp_chubbi_by_im_en.gif>>

Kirim email ke