Malu saya membaca berita ini. Kenapa sih kita selalu pandai bikin masalah, tapi nggak pandai bikin solusi atas masalahnya? Rasanya saya tidak pernah mendengar ada pelarangan beribadah bagi orang Islam dari kaum lain. Apakah karena kita, warga Muslim, adalah mayoritas, jadi kita bisa berbuat seenaknya? Apa hubungannya, melarang orang lain beribadah disuatu tempat dengan pembelaan terhadap Islam? Sebaliknya perbuatan itu akan memperlihatkan kalau kita bodoh karena tidak tahu hak asasi manusia. Saya tidak tahu status gedung kantor TS itu seperti apa, tapi kalau memang tidak boleh, artinya tidak bolehnya karena penyalahgunaan penggunaan gedung, bukan karena membela Islam. Kembali ke kalimat awal saya, kita pandai bikin masalah tapi nggak pandai kasih solusi. Kalau kita nggak membolehkan mereka untuk beribadah di TS, terus apakah kita memberikan solusi, "Bapak-Ibu saudaraku pemeluk agama Nasrani, apakah tidak lebih baik beribadahnya di XXX saja?" Ini udah dibubarin, tapi nggak kasih solusi juga, bagusnya dimana... Ugh, saya capek dengan kegiatan-kegiatan yang mengatas namakan Islam, tapi ternyata malah mencoreng muka sendiri. Mbok mikir sebelum bertindak... Satu lagi, saya nggak pernah denger tuh Rasulullah SAW membubarkan atau menyuruh membubarkan peribadatan agama Nasrani. Kok kita bisa ya? Apakah kita sudah sebegitu sombongnya sehingga merasa melebihi Rasulullah SAW? Astaghfirullah... Chorie <http://groups.yahoo.com/group/mediacare/message/49613;_ylc=X3oDMTJydGRy Y29uBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzMzNDkxNjIEZ3Jwc3BJZAMxNzA2MTczNTEyBG1zZ0lk AzQ5NjEzBHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzExNzk3MzI0NTY-> Warga Bubarkan Tempat Peribadatan Posted by: "Sunny" <mailto:[EMAIL PROTECTED] adatan> [EMAIL PROTECTED] Sun May 20, 2007 10:43 pm (PST) <http://www.indomedia.com/bpost/052007/21/b-bungas/bungas1.htm> http://www.indomedia.com/bpost/052007/21/b-bungas/bungas1.htm
Warga Bubarkan Tempat Peribadatan BANJARMASIN, BPOST - Puluhan warga Muslim di kawasan Jalan Brigjen H Hasan Basri Kayutangi Ujung, Banjarmasin Utara, Sabtu (19/5) pukul 11.00 Wita mendatangi kantor eks Tanjung Selatan (TS) untuk membubarkan warga Nasrani yang tengah khusuk melakukan peribadatan. Ratusan warga tersebut berusaha masuk ke dalam gedung, namun dihadang oleh sejumlah petugas termasuk aparat kepolisian Polsekta Banjarmasin Utara untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Perundingan pun dilakukan, setelah sebelumnya sempat saling ngotot. Umat Nasrani menyatakan berhak melaksanakan ibadahnya di tempat tersebut. Perwakilan warga Muslim di Kayutangi, Gajali ditemani Ketua RT setempat yang terhimpun dalam pengurus Mesjid di Kayutangi akhirnya menemui tokoh umat Nasrani, Drs Y Idum. Dalam pertemuan tersebut akhirnya disepakati, umat Nasrani tidak lagi menggunakan kantor eks TS untuk kegiatan kebaktian dan peribadatan. Apabila di kemudian hari kembali terulang, Idum menyatakan bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku dan kantor tersebut siap disegel dan ditutup. Gajali mengungkapkan, sudah sejak tahun 2005 lalu tempat tersebut dijadikan sebagai tempat peribadatan umat Nasrani. Warga setempat sudah beberapa kali mengingatkan dan bahkan sudah pernah dilakukan pertemuan, termasuk dengan pihak kepolisian. "Tapi mereka tidak pernah mau mendengar, dan masih saja menggunakan tempat tersebut sebagai tempat ibadah mereka," ujarnya. Masih menurut Gajali, masalah ini pernah dibawa ke Wali Kota Banjarmasin, namun tidak pernah ada tanggapan. "Kita sudah hilang kesabaran, makanya kita datangi dan minta secara langsung agar tidak lagi dipergunakan," terangnya. Menurutnya, warga memilih melakukan perundingan dan menghindari perbuatan anarki dalam menyelesaikan masalah tersebut. "Kita hindarkan perbuatan seperti itu, apalagi di sini kita membela agama Islam, makanya kita pilih jalan damai saja," tutur Gajali. Dikatakannya, kalau di kemudian hari mereka tetap beribadah di bekas kantor TS tersebut, warga akan menurunkan massa lebih besar lagi. dua Back to top <mailto:[EMAIL PROTECTED] tan> Reply to sender | <mailto:[EMAIL PROTECTED] pat%20Peribadatan> Reply to group | <http://groups.yahoo.com/group/mediacare/post;_ylc=X3oDMTJyMHJwajBwBF9TA zk3MzU5NzE1BGdycElkAzMzNDkxNjIEZ3Jwc3BJZAMxNzA2MTczNTEyBG1zZ0lkAzQ5NjEzB HNlYwNkbXNnBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzExNzk3MzI0NTY-?act=reply&messageNum=496 13> Reply via web post Arya Arland (Chorie) Indo Pacific Reputation Management Consultants Telephone: (62-21) 781-2436 Facsimile: (62-21) 781-2423 E-mail: [EMAIL PROTECTED] Website: www.indopacific.net ************************************************************** Caution - This e-mail and its contents contain privileged information that is intended solely for the recipient. If you are not the intended recipient as evidenced by the salutation and/or content you are hereby notified that any use, dissemination, distribution or reproduction of this e-mail is prohibited. If you have received this e-mail in error please notify the Postmaster at [EMAIL PROTECTED] immediately. Any views expressed in this e-mail are of the sender and may not necessarily reflect the views of Indo Pacific Reputation Management Consultants. **************************************************************
