"Kita hindarkan perbuatan seperti itu, apalagi di sini kita membela agama 
Islam, makanya kita pilih jalan damai saja," tutur Gajali. 
   
  Tanya dunks..
  umat islam kalau membela agamanya , caranya dengan mengusik ketenangan ibadah 
agama lain?
  apa pengaruhnya dengan umat Kristiani yg beribadah di dalam gedung? 
  1. suara nggk keluar dan berisik.. 2. gangguan terhadap masyarakat umum juga 
tidak ada krena dilakukan diruangan tertutup.
  jadi kenapa uamt islam di kota ini repot2 bikin rusuh ya..?
  

   
  Warga Bubarkan Tempat Peribadatan

BANJARMASIN, BPOST - Puluhan warga Muslim di kawasan Jalan Brigjen H
Hasan Basri Kayutangi Ujung, Banjarmasin Utara, Sabtu (19/5) pukul 11.00
Wita mendatangi kantor eks Tanjung Selatan (TS) untuk membubarkan warga
Nasrani yang tengah khusuk melakukan peribadatan. 

Ratusan warga tersebut berusaha masuk ke dalam gedung, namun dihadang
oleh sejumlah petugas termasuk aparat kepolisian Polsekta Banjarmasin
Utara untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. 

Perundingan pun dilakukan, setelah sebelumnya sempat saling ngotot. Umat
Nasrani menyatakan berhak melaksanakan ibadahnya di tempat tersebut.

Perwakilan warga Muslim di Kayutangi, Gajali ditemani Ketua RT setempat
yang terhimpun dalam pengurus Mesjid di Kayutangi akhirnya menemui tokoh
umat Nasrani, Drs Y Idum.

Dalam pertemuan tersebut akhirnya disepakati, umat Nasrani tidak lagi
menggunakan kantor eks TS untuk kegiatan kebaktian dan peribadatan.
Apabila di kemudian hari kembali terulang, Idum menyatakan bersedia
dituntut sesuai hukum yang berlaku dan kantor tersebut siap disegel dan
ditutup.

Gajali mengungkapkan, sudah sejak tahun 2005 lalu tempat tersebut
dijadikan sebagai tempat peribadatan umat Nasrani. Warga setempat sudah
beberapa kali mengingatkan dan bahkan sudah pernah dilakukan pertemuan,
termasuk dengan pihak kepolisian.

"Tapi mereka tidak pernah mau mendengar, dan masih saja menggunakan
tempat tersebut sebagai tempat ibadah mereka," ujarnya. 

Masih menurut Gajali, masalah ini pernah dibawa ke Wali Kota
Banjarmasin, namun tidak pernah ada tanggapan. "Kita sudah hilang
kesabaran, makanya kita datangi dan minta secara langsung agar tidak
lagi dipergunakan, " terangnya.

Menurutnya, warga memilih melakukan perundingan dan menghindari
perbuatan anarki dalam menyelesaikan masalah tersebut. "Kita hindarkan
perbuatan seperti itu, apalagi di sini kita membela agama Islam, makanya
kita pilih jalan damai saja," tutur Gajali. 

Dikatakannya, kalau di kemudian hari mereka tetap beribadah di bekas
kantor TS tersebut, warga akan menurunkan massa lebih besar lagi. dua
Back to top 



       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

Kirim email ke