FYI aja untuk Wido,
Kerudung biarawati Katolik itu bukan seperti jilbabnya perempuan muslim.
Tidak ada aturan rambut gak boleh kelihatan total, karena biarawati itu tetap
kelihatan kok rambutnya, bahkan poninya. Emang tujuannya bukan nutupin rambut
karena rambut tidak dianggap sebagai hal yang memancing napsu lantas
menimbulkan dosa.
Dari jaman dulu sampai sekarang, seragam biarawati itu mengalami
perkembangan. Dan baju biarawati yg di Eropa tentu beda sama kita yang tinggal
di negara tropis. Ini menjawab juga menjawab mengapa roknya hanya selutut.
Emang itu panjang rok yang masuk akal sih. Panas bok!
Dan pertanyaan Anda: mengapa hanya pelayan gereja (biarawati) yang memakai
kerudung... bagaikan bertanya mengapa hanya anak SD yang pakai kemeja putih dan
celana pendek merah. YA KARENA ITU SERAGAMNYA!
Tambahan FYI, again, seragam biarawati itu bisa dilepas-pakai kapan saja,
tergantung sikon. Saya punya saudara suster yang kalau lagi acara keluarga atau
acara off duty lainnya tampil preman alias pakai blus dan celana panjang.
Makanya, pikirannya musti terbuka, Wido. Ini bukan baju muslim yang banyak
aturan dan sanksi sosialnya.
Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tentang orang Katholik berjilbab, saya tidak yakin. Yang saya tahu, yang
sangat konsisten mengenakan jilbab adalah para suster gereja atau pelayan
gereja saja, itupun roknya hanya sebatas lutut, tidak seperti kisah
biarawati di masa dahulu kala seperti suster Theresa misalkan yang
mengenakan jilbab secara penuh. Tentu ini juga menjadi pertanyaan, mengapa
yang bukan pelayan gereja tidak mengenakan jilbab?
Recent Activity
36
New Members
3
New Files
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Business finances
Business finance online
Business finance training
Business finance course
Business finance schools
Yahoo! Finance
It's Now Personal
Guides, news,
advice & more.
Search Ads
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
Biz Resources
Y! Small Business
Articles, tools,
forms, and more.
.