Ini namanya bangsa yang beradab, begitu mengetahui orang Indonesia tidak 
suka disebut "Indon", segera saja mengimbau tidak lagi menyebut "Indon" pada 
orang Indonesia. Tidak seperti Pemerintah Orba-Soeharto yang sengaja 
menggunakan istilah "CINA" untuk melecehkan suku Tionghoa di Indonesia dan 
menghina Tiongkok.

Salam,

ChanCT



24/05/07 22:32

Menteri Informasi Malaysia Larang Penggunaan Kata "Indon"

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Informasi Malaysia Datuk Seri Zainuddin 
Maidin mengatakan sudah melakukan imbauan kepada warganya dan media Malaysia 
untuk tidak menggunakan kata "Indon" dalam penyebutan kepada orang 
Indonesia.

"Saya sudah memberikan imbauan agar tidak mengeluarkan sebutan-sebutan yang 
memiliki potensi besar merenggangkan hubungan antara Indonesia dan Malaysia 
yang sudah terjalin dengan amat baik," kata Datuk Seri Zainuddin ketika 
ditemui dalam konfrensi AMRI (ASEAN Ministers Responsible for Information) 
ke sembilan di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, Malaysia mengerti bahwa perkataan "Indon" amat menyakiti 
perasaan orang Indonesia, sehingga pada hari Rabu kemarin (23/5) pihaknya 
telah mengarahkan agar kata tersebut tidak kembali digunakan.

"Kami hanya memberi arahan dan tidak memberikan sanksi hukum bagi mereka 
yang masih menggunakan kata "Indon" tersebut,"

Karena, lanjutnya, di Malaysia banyak sekali nasehat-nasehat serta 
rambu-rambu larangan yang sifatnya tidak memaksa tetapi amat tegas dan 
berlaku dalam dunia pergaulan masyarakat Malaysia.

"Jika mereka masih melanggar arahan tersebut, tentu akan kami panggil dan 
beri peringatan kembali," ujarnya.

Pelarangan yang sifatnya arahan tersebut, ujar dia, merupakan sebuah langkah 
yang diambil oleh pihaknya ketika mendapat masukan dari jajaran kabinet di 
Malaysia.

"Semoga saja imbauan resmi dari pihak Kementerian Informasi Malaysia ini 
dapat menjadi pengingat tegas, karena selama ini pihak pemerintah Malaysia 
sendiri tidak pernah menggunakan kata yang seringkali digunakan dalam bahasa 
pergaulan di Malaysia tersebut," tambah dia.(*)

Kirim email ke