Saya tidak pernah percaya kalau orang indonesia itu miskin, dalam arti tidak
punya cukup uang untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar...
Yang terjadi adalah, orang indonesia salah mengalokasikan uangnya. Itu yang
sebenarnya terjadi...
Semiskin apa pun dikata orang, kebanyakan dari kita adalah PEROKOK. Bila
sebungkus rokok murahan berharga 5 ribu rupiah, dan rata-rata seseorang
mengkonsumsi 2 bungkus, maka dalam sebulan dia telah salah mengalokasikan
uangnya sebanyak sepertiga dari UMR. Itu kalau UMR dihitung satu jutaan.
Saya pernah iseng menyusun suatu "alternatif daftar belanja" andai seseorang
tidak merokok dalam satu bulan... Silakan kalau mau ngintip daftar belanja
tersebut di
http://anangyb.blogspot.com/2007/03/ada-crayon-karena-saya-tidak-merokok.html

--
Salam,
Anang, yb
www.JejakGeografer.com
www.satellite-imagery.co.nr


 Re: KEMISKINAN DAN HATI NURANI
Posted by: "ati gustiati" [EMAIL PROTECTED]   hatiku_rumahku
Thu May 24, 2007 7:11 pm (PST)
Yes, kedua tanggapan dibawah saya setuju, yg jadi masalah sudah berapa lama
kita menuding pemerintah sebagai biang keladi kemiskinan rakyatnya? sudah
terlalu lama, dan sampai hari ini tidak ada tindakan yg significant yg
berhasil mengangkat rakyat miskin kepermukaan, lalu apakah kita akan
selamanya menunggu uluran pemerintah utk menyihir hidup kita ?
Mari kita mengukur standard kemiskinan, apakah kemiskinan di Indonesia
disebabkan karena tidak ada listrik, air bersih atau akses2 sarana
technology lain nya? bukan ! kemiskinan di indonesia adalah suatu kondisi
kesulitan/kekurangan kebutuhan pokok utk hidup seperti makanan, sudah berapa
korban kelaparan/busung lapar atau anak2 yg malnutrition akibat kemiskinan
ini ? too much! solusi dari kemiskinan ini adalah bagiamana memperoleh
makanan yg cukup, pernahkah melihat rakyat yg hidup dipedalaman yg hidup
tanpa listrik, air bersih dan

Kirim email ke