kita tau sejarah eropa memang berdarah, dulu ada kolonialisme, perang-perang 
dunia. tapi sekarang rupanya lain. ada kan yang namanya sebab akibat? beberapa 
taun yang lalu dikabarkan ada sutradara filem di belgi, kalau engga salah, 
ditaman tengah kota dipotong lehernya oleh pendatang maroko soal filemnya 
tentang sunat perempuan. jadi eropa pada miris kan? Kalau ada sutradara kita 
yang kondang disembelih pendatang dari luar negeri ya kita kan akan ngeri juga, 
lalu mikir-mikir tentang para pendatang, ya engga pak wido? sk
  

Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
              
  Eropa Dicekam "Penyakit" Phobia dan Rasisme
  
  Sabtu, 26 Mei 07 15:11 WIB
  
  Rasisme, rasa takut terhadap orang asing dan sikap tidak toleran ternyata 
sedang menghinggapi masyarakat Eropa, dan kadarnya terus meningkat. Komisi hak 
asasi manusia Uni Eropa dalam laporan terbarunya, bahkan menyebut kondisinya 
sekarang sudah sangat komplek dan mengkhawatirkan.
  
  Laporan Council of Europe's Commision against Racism and intolerance (ECRI) 
yang dirilis Jumat (25/5) itu menyatakan berbagai bentuk rasisme dan sikap 
tidak toleran masyarakat Eropa terlihat hampir di semua negara anggota pan 
Eropa yang berjumlah 46 negara. Salah satu manifestasi dari sikap tidak toleran 
adalah pernyataan-pernyataan banyak politisi di Eropa yang mengandung prasangka 
buruk dan menunjukkan ketidaksukaan pada orang-orang yang berasal dari luar 
Eropa.
  
  "Kita menutup akses orang luar yang bukan dari komunitas kita, ini merupakan 
perkembangan yang sangat menyedihkan. Eropa dibangun dengan nilai-nilai seperti 
toleransi dan pendekatan secara kemanusiaan. Tapi kelihatannya, tiba-tiba saja, 
yang paling penting sekarang adalah keamanan, dan hal lain dikorbankan, ' papar 
Presiden ECRI Eva Smith-Asmussen dalam keterangannya pada para wartawan.
  
  Menurut laporan ECRI, hampir setiap hari terjadi kasus diskriminasi di banyak 
negara-negara Eropa. "Banyak orang yang menderita akibat diskriminasi di 
bidang-bidang penting seperti pendidikan, perumahan, kesehatan dan lapangan 
kerja, " kata Eva.
  
  ECRI mengungkapkan, diskriminasi kini menjadi masalah serius di Eropa. 
Kelompok yang kerap mengalami diskriminasi adalah kalangan Yahudi, warga kulit 
hitam dan tentu saja warga Muslim.
  
  "ECRI prihatin dengan makin meningkatnya tindakan buruk terhadap warga Muslim 
atau mereka yang diyakini sebagai Muslim, " tulis ECRI dalam laporannya.
  
  Presiden ECRI menyatakan, di beberapa negara Eropa, aparat kepolisian membuat 
semcam pos pemeriksaan dan warga Muslim menjadi target utama dibandingkan warga 
masyarakat lainnya. ECRI juga menyebutkan bahwa perang melawan terorisme telah 
memicu munculnya produk undang-undang yang isinya diskriminatif di banyak 
negara Eropa.
  
  ECRI menuding para politisi di Eropa telah berperan besar memicu rasisme dan 
sikap intoleran Eropa terhadap warga asing. "Banyak politisi yang beranggapan 
bahwa inilah yang ingin didengar publik, " kata Eva Smith-Asmussen.
  
  "Nada perdebatan politik bukan hanya makin membuat situasi makin tegang, tapi 
juga bertendensi menimbulkan stigmatisasi terhadap kelompok-kelompok masyarakat 
secara keseluruhan, " sambung Eva. Dan hal itulah yang menurut Eva menumbuhkan 
bibit-bibit atas sikap dan tindakan dikriminasi ras terhadap sebagian populasi 
di Eropa. (ln/iol)
  
  Source : 
http://www.eramuslim.com/berita/int/7526151048-eropa-dicekam-penyakit-phobia-dan-rasisme.htm
  

  

         

       
---------------------------------
 Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Tryit now.

Kirim email ke