Sisipan Majalah TEMPO X
Ajaran Universal Lewat Penafsiran Lokal

Jakarta, wahidinstitute.org
Sisipan the WAHID Institute edisi X di Majalah TEMPO, Senin, 30 Juli 2007,
akan mengangkat tema Ajaran Universal Lewat Penafsiran Lokal. Tema ini
menampilkan karya-karya tafsir lokal di negeri ini.

Diantaranya tafsir berbahasa Jawa-Melayu berjudul al-Ibrizli Ma'rifah Tafsir
al-Qur'an al-'Aziz karya KH. Bisri Musthofa, al-Huda: Tafsir Qur'an Bahasa
Jawi karya Brigadir Jenderal Purnawirawan Drs. H. Bakri Syahid, tafsir
berhasa Lontara Tafsir Bugis, karya Gurutta Abdul Muin Yusuf, al-Qur'anul
Karim Bacaan Mulia karya Paus Sastra HB Jassin, al-Quran Dasar Tanya Jawab
Ilmiah karya Nazwar Syamsu dan sebagainya.

Dengan niatan memudahkan masyarakat lokal memahami al-Qur'an, mereka
mengkreasi tafsir dengan bahasa lokal. Namun tak jarang, niatan mereka
terhadang pandangan sempit sebagian kalangan. HB Jassin, Mahmud Yunus, dan
Nazwar Syamsu, tak luput menjadi korbannya.

Suplemen kali ini juga mengangkat wawancara dengan peneliti dunia ketafsiran
di negeri ini, Islah Gusmian, yang juga penulis buku Khazanah Tafsir
Indonesia: dari Hermeunetika hingga Edeologi.

Selamat membaca!

Kirim email ke